Pemkab Paser Beri Kesempatan Pada Semua Etnis

oleh

Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, memberi kesempatan kepada semua warga dari semua etnis untuk menjadi pemimpin di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Silakan etnis manapun, baik etnis Paser, Bugis, Jawa maupun Banjar memimpin di Kabupaten Paser. Pemerintah daerah tidak membatasi maupun melarang, sepanjang memiliki keinginan untuk memajukan daerah ini," ungkap Mardikansyah, Kamis.<br /><br />Sikap memberikan peluang yang kepada semua etnis, kata dia, sebagai wujud dari implementasi perkuatan wawasan kebangsaan di Kabupaten Paser.<br /><br />"Kami tidak bisa memungkiri, keragaman masyarakat di daerah ini, sebaliknya kita harus mensyukurinya," kata Mardikansyah.<br /><br />Saat ini, menurut Mardikansyah, pemahaman masyarakat terhadap wawasan kebangsaan, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika mulai menunjukkan gejala penurunan yang jika dibiarkan akan mengancam perpecahan bangsa.<br /><br />"Ini hampir menimpa semua kalangan masyarakat di berbagai daerah. Jika kondisi demikian dibiarkan, maka peluang munculnya konflik horizontal terbuka lebar seperti tawuran yang berbau SARA, ujung-ujungnya mengancam terjadinya disintegrasi bangsa," ujar Mardikansyah.<br /><br />Jika sudah muncul konflik di daerah, kata Mardikansyah, maka hasil-hasil pembangunan yang selama dilaksanakan pemerintah daerah menjadi sia-sia.<br /><br />Fasilitas-fasilitas umum yang dibangun dengan biaya besar bisa rusak akibat konflik, katanya.<br /><br />"Ingat, APBD Kabupaten Paser tahun ini hampir mencapai Rp2,3 triliun. Jadi, mari kita jaga stabilitas di daerah ini, agar pembangunan yang memakan dana besar tidak sia-sia," ungkap Mardikansyah. <strong>(das/ant)</strong></p>