Pemkab PPU Masuk "Zona Merah"

oleh
oleh

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur masuk "zona merah" dalam penilaian status kinerja 2010 yang dilakukan oleh Kemendagri sehingga daerah pemekaran baru ini terancam dikembalikan ke kabupaten induk. <p style="text-align: justify;">"Saya baru saja menerima surat dari Kementeria Dalam Negeri (Kemendagri) soal penilain status kinerja di provinsi, kabupaten dan kota. Saya kaget karena PPU mendapat nilai terendah bersama enam kabupaten lain di Indonesia," ujar Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Irianto Lambrie di Samarinda, Senin.<br /><br />Menurut dia, jika penilaian untuk 2011 oleh Kemendagri dan kinerja PPU tetap bertahan pada nilai rendah, kemudian 2012 juga masih rendah, yakni mendapat nilai terendah selama tiga tahun berturut-turut, maka oleh Mendagri, status otonomi daerah untuk PPU akan dicabut.<br /><br />Maksud dicabut status otonomi daerah, menurut Irianto, yakni Pemerintahan PPU akan dikembalikan kepada Kabupaten Paser yang merupakan kabupaten induk sebelum PPU dimekarkan.<br /><br />Terkait dengan itu, dia meminta kepada Pemkab PPU agar memperbaiki laporan keuangan dan laporan kinerja sehingga keadaan yang saat ini sudah masuk "zona merah", ke depan dapat diperbaiki yang kemudian bisa lepas dari zona degradasi.<br /><br />Sedangkan lima kabupaten lain di Indonesia yang masuk "zona merah" bersama Pemkab PPU antara lain Kabupaten Indragiri Ulu, Mentawai dan Kabupaten Bombana.<br /><br />Sementara itu, kabupaten lain di Kaltim ada yang nilainya tinggi dan ada yang sedang dari total 346 kabupaten di Indonesia, yakni Kabupaten Malinau berada di ranking 11, Berau (31), Kutai Barat (125), Bulungan (131), Nunukan (140), Kutai Kartanegara (147), Kutai Timur (215), Paser (267) dan PPU rangking 344 atau nomor 3 dari bawah.<br /><br />Sedangkan penilaian kinerja untuk kelas kota, dari 93 kota di Indonesia, beberapa kota di Kaltim mendapat nilai yang cukup tinggi. Misalnya Samarinda masuk 10 besar, tepatnya berada di rangking 5, kemudian Balikpapan rangking 13, Bontang urutan 30 dan Tarakan rangking 45.<br /><br />"Meskipun Tarakan berada di urutan 45, namun nilainya masih bagus. Nilai yang benar-benar rendah adalah Kabupaten PPU, saya berharap nilai kinerja ini ditanggapi serius oleh Pemkab PPU, untuk itu harus memperbaiki sistem pelaporan untuk 2011 dan seterusnya," kata Irianto. <strong>(das/ant)</strong></p>