Pemkab Sintang dan Pertamina Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kilogram

oleh
Meringankan Beban Korban Banjir Sintang, Pemkab Sintang dan Pertamina Gelar Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg

SINTANG, KN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, menerima secara simbolis operasi pasar dari Novan Reza Pahlevi, Sales Branch Manager III Kalimantan Barat PT. Pertamina untuk warga terdampak banjir di Halaman Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sintang pada Senin, 15 November 2021.

Pemerintah Kabupaten Sintang bekerjasama dengan PT. Pertamina melakukan operasi pasar untuk warga terdampak banjir.

“Sebanyak 1.120 tabung gas elpiji 3 kg setiap hari di salurkan. Satu hari ada 2 titik operasi pasar dengan harga 16.500 per tabung gas” jelas Yosepha.

Lanjut Yosepha, untuk hari ini Senin, 15 November 2021, lokasi pertama ada di Halaman Disperindagkop dan UKM sebanyak 560 tabung gas, dan lokasi kedua di Halaman Pasar Sungai Ana sebanyak 560 tabung.

“Satu KK hanya boleh menukarkan maksimal 2 tabung gas. Warga yang mau menukar tabung gas wajib menyerahkan KTP atau KK kepada petugas” terang Yosepha.

Selanjutnya kata Yosepha, untuk operasi pasar gas elpiji pada Selasa, 16 November 2021 (besok) ada dua lokasi yakni di Halaman Pasar Raya/Pasar Inpres Sintang sebanyak 560 tabung. Dan lokasi kedua di Halaman Kantor Lurah Kapuas Kanan Hulu sebanyak 560 tabung.

“kami mendapatkan informasi soal kenaikan harga elpiji 3 kg. Dan kalau ada informasi lain, silakan masyarakat untuk melapor ke Satgas Bantingsor di BPBD dan Dinas Sosial. Kami juga menyediakan air minum isi ulang secara gratis di Jalan Dharma Putra depan Alfamart” ucap Yosepha.

Sementara itu, Sales Branch Manager III Kalimantan Barat PT. Pertamina, Novan Reza Pahlevi menyampaikan bahwa stok dan proses distribusi bahan bakar minyak serta gas elpiji di Kabupaten Sintang aman dan lancar.

“stok BBM dan elpiji aman dan lancar. Pelayanan juga tetap lancar. Kami menggunakan juga sampan dan perahu cepat untuk mendistribusikan gas elpiji ke agen” terang Novan.

Selain itu kata Novan, pihaknya juga memberikan tambahan alokasi elpiji sekitar 5 persen untuk setiap agen dalam rangka membantu penanganan banjir, supaya masyarakat tidak panik dan memastikan masyarakat mudah mendapatkan elpiji” terang Novan. (S2/D2)