Pemkab Sintang Dukung Penuh Program Kerja Supernova Ecosystem

oleh

SINTANG, KN – Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang menerima audiensi Supernova Ecosystem di Pendopo Bupati Sintang, Senin 21 Juni 2021.

Pada kesempatan tersebut, Jarot Winarno mengatakan Supernova Ecosystem sudah melaksanakan beberapa programnya di Kabupaten Sintang.

“Supernova Ecosystem ini adalah mitra kerja kita, sudah banyak yang dibuat dan dilakukan serta dikerjakan oleh Supernova Ecosystem ini, mereka konsen terhadap komoditas yang berkelanjutan, dengan segmen sasaran yakni anak muda kreatif, para pelaku UMKM, yang memberikan kapasitas anak muda dan UMKM untuk melakukan bisnis yang baik, melakukan pendampingan, melakukan pertemuan, memberikan masukan soal marketing dan sebagainya,” ujar Jarot.

Selama kurang lebih empat bulan, Supernova Ecosystem sudah berjalan mereka sudah bekerjasama dengan berbagai pihak yang ada di Kabupaten Sintang, yang terfokus pada komoditas seperti Tengkawang, Kriya Anyaman, Kakao dan Albumin. Supernova Ecosystem juga memberikan dana diawal untuk mendorong, menyiapkan komoditas berkelanjutan di Sintang

“Pemerintah daerah akan terus membantu program kerja daripada Supernova Ecosystem ini. Karena ini merupakan pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan pada segmen anak-anak muda kreatif, jadi wajib kita bantu,” kata Jarot.

Perlu diketahui juga bahwa pemkab sintang sudah membuat peta, profil terkait pembangunan berkelanjutan karena Pemerintah berkewajiban menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pertumbuhan ekonomi dan penghormatan terhadap nilai historial termasuk kearifan lokal, karena tidak mudah untuk menyeimbangkan semua ini.

“Tapi apa yang dilakukan yang bernilai konservasi, menumbuhkan ekonomi, kemudian mengikuti kearifan lokal yang ada di Sintang, itu kita bantu,” tegasnya.

Sementara itu, Managing Partner Supernova Ecosystem, Inez Stefanie mengatakan Supernova Ecosystem ini merupakan organisasi katalis (Yayasan Komunitas untuk Transformasi Sosial).

“Tujuan kami ke Sintang yakni kami melihat adanya komitmen dari Pemda Sintang untuk melakukan pengembangan ekonomi secara lestari, maka kami hadir untuk lebih mengembangkannya lagi dengan mempersiapkan perusahaan-perusahaan serta UMKM-nya, serta ini merupakan tindaklanjut dari rekan-rekan yang sudah bermitra kerja dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang,” beber Inez.

Inez juga mengatakan didalam Supernova Ecosystem ini ada banyak tim yang terlibat, dengan formasi, latar belakang yang kurang lebih lengkap, mulai dari latar belakang private sector, ada yang berpengalaman dibidang multinasional, bilateral, multilateral, ada yang sering berinteraksi dengan pemerintah, ada yang punya peran pengembangan masyarakat untuk pendidikan dalam bidang kreatif.

“Kami sadari bahwa masalah yang dihadapi itu sangat kompleks, dan penyelesaiannya itu berbeda-beda, maka dari itu, kami butuh kerjasama dari seluruh pihak pemangku kepentingan,” ucap Inez.

Untuk saat ini, kata dia pihaknya bekerja tidak dengan satu pihak saja, tapi banyak program dibantu dan bekerjasama dengan multipihak, seperti program Pengembangan Tengkawang pihaknya tidak hanya bekerjasama dengan Sintang Orangutan Center, akan tetapi bekerjasama juga dengan dua kolaborator lain dengan peranannya masing-masing disistem rantai pasok.

Supernova Ecosystem hadir untuk memberikan solusi dan melihat sumber permasalahan yang ada terkait pembangunan berkelanjutan pada sektor komoditi yang ada di Sintang.

“Saya ambil contoh bahwa produksi tengkawang saat ini sangat diminati pasar dunia, nah bagaimana nilai yang besar di pasar dunia ini bisa menjangkau sampai ke Sintang, tentunya dengan visi Supernova Ecosystem yang sesuai dengan kearifan lokal, menjaga ekosistem lokal, environtment, dan ekonomi secara berkelanjutan itu dapat berjalan dengan baik. Dengan harapan para pelaku UMKM bisa mengembangkan bisnisnya yang suistainable, dan saling merangkul multipihak, yang bisa menjadi penggerak ekonomi di masyarakat dan menggandeng beberapa pihak untuk dihubungkan kepada investor-investor institusional,” pungkasnya. (*)