Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, masih akan mempekerjakan 292 honorer yang belum lulus tes penerimaan calon pegawai negeri sipil kategori dua (CNPS K-2). <p style="text-align: justify;">"Yang belum lulus tetap bisa menjadi honorer, pemerintah masih memberdayakan, sesuai kebutuhan, tetapi mulai sekarang Pemkab Sintang tidak mengangkat tenaga honorer baru lagi," kata Sekretaris Daerah Sintang Zulkiflii di Sintang, Rabu.<br /><br />Ia menjelaskan, sebanyak 423 honorer K-2 Sintang dari 715 orang yang mengikuti tes lulus menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau sebanyak 292 honorer yang belum lulus.<br /><br />Menurut dia, jumlah honorer yang lulus hampir 60 persen dari peserta tes. Dominan lulus untuk formasi guru dan tenaga kesehatan, disusul tenaga teknis.<br /><br />Hingga saat ini, menurut dia, Pemkab Sintang belum mengumumkan kelulusan CPNS K-2 secara resmi, karena masih menunggu surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.<br /><br />"Kalau melalui situs kementerian kita sudah bisa dilihat, tetapi kami belum berani mengumumkan. Kecuali sudah menerima surat resmi dengan tandatangan dan berstempel sah dari Kemenpan dan Reformasi Birokrasi, karena kami tidak ingin kejadian ketika sudah diumumkan, lalu terjadi perubahan," ungkap Zulkifli.<br /><br />Ia menambahkan, begitu pula untuk pemberkasan mereka yang lulus masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian.<br /><br />"Semua masih menunggu arahan dari pusat," katanya.<br /><br />Sekda Sintang menambahkan, tenaga honorer yang belum lulus, masih terbuka peluang menjadi PNS, karena Juni 2014 kembali dibuka formasi penerimaan CPNS, dengan jalur umum. <strong>(das/ant)</strong></p>


















