Home / Tak Berkategori

Pemkot Banjarbaru Akan Petakan Kawasan Kumuh

- Jurnalis

Jumat, 28 Januari 2011 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, akan melakukan pemetaan dan pendataan kawasan kumuh sehingga bisa diambil langkah memindahkan kawasan itu ke tempat yang lebih baik. <p style="text-align: justify;">"Pemkot berencana melakukan pendataan dan pemetaan kawasan kumuh sehingga jika memungkinkan bisa diambil langkah memindahkannya ke tempat yang lebih baik," ujar Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor, Kamis. <br /><br />Menurut dia, pendataan dan pemetaan kawasan kumuh itu bertujuan menghilangkan kawasan yang tidak layak huni dan digantikan dengan kawasan layak huni sehingga kehidupan dan kesehatan masyarakat lebih terjamin. <br /><br />Di sisi lain, langkah itu sebagai upaya pemerintah memberikan tempat yang layak bagi masyarakat untuk menempati kawasan hunian yang baik dan terjaga keasriannya. <br /><br />Saat ini, kata dia, kawasan kumuh yang terpantau secara kasat mata adalah sisi kiri dan kanan alur Sungai Kemuning yang dibangun banyak rumah oleh sebagian masyarakat sehingga kawasan itu perlu dibersihkan. <br /><br />"Apabila pendataan dan pemetaan selesai dilakukan, langkah selanjutnya yang disiapkan adalah penyiapan lahan untuk menampung masyarakat yang sebelumnya mendiami kawasan kumuh itu," ungkapnya. <br /><br />Ia mengatakan, pemindahan masyarakat ke tempat penampungan yang lebih baik tersebut diharapkan mendapat dukungan pemerintah pusat melalui dana bantuan Kementerian Perumahan Rakyat. <br /><br />Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarbaru Muriani mengatakan, pendataan dan pemetaan perlu dilakukan karena hal itu tidak pernah dilaksanakan sebelumnya. <br /><br />"Sejauh ini, pendataan dan pemetaan kawasan kumuh belum pernah dilakukan sehingga diharapkan apabila sudah terealisasi bisa diketahui jumlah rumah yang tidak layak bisa diketahui sekaligus diambil langkah-langkah untuk menanganinya," ujar dia. <br /><br />Dikatakannya, melihat situasi dan kondisi Kota Banjarbaru yang dipenuhi permukiman baru terkesan tidak ada kawasan kumuh tetapi di kawasan tertentu seperti di Kelurahan Kemuning dan Kelurahan Cempaka masih terlihat kawasan tidak layak huni. <br /><br />"Program pendataan dan pemetaan kawasan kumuh itu sudah disiapkan sehingga pelaksanaannya tinggal menunggu anggaran yang telah disiapkan Pemkot Banjarbaru dan diharapkan terlaksana awal Pebruari," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play