Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Pembebasan Lahan Bandara

oleh

Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan mensosialisasikan pembebasan lahan yang akan terkena perluasan kawasan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. <p style="text-align: justify;">Sosialisasi yang dilakukan Panitia Pengadaan Tanah Kota Banjarbaru di aula Kantor Kelurahan Syamsudin Noor, Senin dihadiri ratusan warga kelurahan setempat dan Kelurahan Guntung Payung.<br /><br />"Kami meminta pemilik tanah segera mendaftarkan tanahnya ke sekretariat Tim pembebasan lahan bandara di kantor Kelurahan Syamsudin Noor," ujar Ketua Panitia Pengadaan Tanah Pemkot Banjarbaru, Syahriani Syahran.<br /><br />Menurut Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru itu, pemilik tanah juga diminta menyertakan fotocopy surat-surat tanahnya sehingga bisa diverifikasi panitia dilanjutkan pengukuran bersama tim dan BPN Banjarbaru.<br /><br />Dijelaskan, pembebasan lahan dilakukan dua tahap dimana tahap pertama untuk pembebasan lahan milik 108 warga dan pembebasan tahap kedua adalah tanah milik 86 orang.<br /><br />Ia mengatakan, apabila pengukuran sesuai surat-surat tanah selesai maka tim memanggil pemilik tanah untuk proses pembayaran ganti rugi sesuai negosiasi harga yang disepakati tim dan pemilik tanah.<br /><br />"Ganti rugi bukan hanya bidang tanah, tetapi juga tanam tumbuh yang diganti rugi sesuai kesepakatan antara tim pembebasan dan pemilik tanah," ujarnya.<br /><br />Dikatakannya, pembebasan lahan untuk perluasan bandara itu diharapkan tidak merugikan masyarakat pemilik tanah, tetapi sebaliknya menguntungkan dengan ganti rugi sesuai kesepakatan dan harga berlaku.<br /><br />"Harapan kita, masyarakat jangan dirugikan dalam proses ganti rugi ini, tetapi justru diuntungkan dengan harga tanah yang sesuai kesepakatan dan harga berlaku," ujarnya.<br /><br />Dijelaskan, pembebasan lahan dilakukan dua tahap dimana tahap pertama untuk pembebasan lahan milik 108 warga dan pembebasan tahap kedua adalah tanah milik 86 orang.<br /><br />"Nantinya, tanah yang dibayar adalah tanah yang tidak bermasalah, tetapi apabila tanahnya masih bermasalah seperti tumpang tindih maka harus diselesaikan dulu, baru dibayar," kata dia.<br /><br />Selama sosialisasi itu, belum ditentukan besaran ganti rugi tanah per meter namun beberapa pemilik tanah memperkirakan harganya mencapai ratusan ribu per meter.<br /><br />"Kami menyerahkan sepenuhnya soal harga kepada tim pembebasan lahan. Namun diharapkan harganya pantas sehingga bisa diterima pemilik tanah," ucap Fahmi, salah seorang pemilik tanah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>