Pemkot Banjarbaru Tetap Terima CPNS

oleh

Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan tetap membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil meski pun pemerintah menghentikan sementara penerimaan aparatur negara itu. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Banjarbaru Wahyuddin Senin mengatakan, masih dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena porsi belanja pembangunan masih melebihi porsi belanja pegawai.<br /><br />"Acuannya adalah perbandingan belanja pembangunan dan belanja pegawai dimana apabila belanja pembangunan lebih besar dari belanja pegawai maka penerimaan CPNS tetap bisa dibuka," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, pihaknya sudah mengajukan usulan formasi CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sehingga tinggal menunggu persetujuan atas usulan formasi tersebut.<br /><br />Jika disetujui, kata dia, pihaknya akan melaksanakan seleksi penerimaan CPNS jalur umum dengan jumlah formasi yang sudah disetujui dan pelaksanaannya sesuai petunjuk Kemen PAN dan Reformasi Birokrasi.<br /><br />"Jumlah formasi CPNS yang kami usulkan hanya sebanyak 20 formasi terdiri dari formasi tenaga pendidikan 4 orang, tenaga teknis 9 orang dan tenaga kesehatan formasi dokter spesialis sebanyak 7 orang," sebutnya.<br /><br />Jumlah formasi itu jauh lebih sedikit dibanding formasi yang disediakan bagi calon pelamar selama dua tahun berturut-turut dimana pada 2009 dibuka 450 formasi dan 2010 lalu disiapkan sebanyak 200 formasi.<br /><br />Disebutkan, formasi yang disediakan terdiri dari tenaga pendidikan sebanyak 4 orang, tenaga kesehatan 9 orang dan tenaga kesehatan yang seluruhnya merupakan formasi dokter spesialis sebanyak 7 orang.<br /><br />Dijelaskan, sedikitnya jumlah formasi yang sudah diusulkan karena sudah terpenuhinya pegawai dilingkup pemerintahan setempat disamping pengadaannya sesuai dengan jumlah formasi yang dibutuhkan.<br /><br />"Formasi yang disediakan untuk mengisi posisi yang benar-benar dibutuhkan satuan kerja perangkat daerah sehingga tidak berdampak terhadap membengkaknya anggaran belanja pegawai," ujarnya.<br /><br />Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Banjarbaru Thalmi Hasani mengatakan, komposisi keuangan daerah antara belanja pegawai dan belanja pembangunan hampir berimbang.<br /><br />"Persentase belanja pegawai mencapai 49,40 persen dan belanja pembangunan sebesar 50,60 persen sehingga posisinya hampir berimbang dan melihat kondisi itu penerimaan CPNS tetap bisa dibuka," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>