Pemkot Banjarmasin Kekurangan Tenaga PNS

oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, setiap tahun selalu saja kekurangan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk melayani masyarakat. <p style="text-align: justify;">Kekurangan tenaga PNS tersebut antara 250 hingga 300 orang pertahun, karena tenaga PNS yang ada memasuki masa pensiun, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banjarmasin Ahmad Husaini, Jumat.<br /><br />Ditambahkannya, berkurangnya tenaga PNS karena pensiun itu tidak sebanding dengan jumlah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).<br /><br />Apalagi, lanjutnya, dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) seleksi Tes Kemampuan Dasar (TKD) memakai "passing grade." Sehingga, katanya, belum tentu yang lolos seleksi CPNS diambil berdasarkan quota atau jatah PNS yang dibutuhkan.<br /><br />"Bisa saja malah kurang atau tak ada sama sekali dari jatah yang dibutuhkan," ujarnya, kepada wartawan.<br /><br />Misalnya, penerimaan CPNS di lingkungan Pemkot Banjarmasin tahun lalu dibutuhkan 50 orang, namun yang memenuhi passing grade atau lolos tes hanya 25 orang saja.<br /><br />Berkaca dari itu, Husaini mengaku, kebutuhan PNS di Pemkot Banjarmasin sangat kurang, jika dibandingkan dengan jumlah PNS yang pensiun setiap tahunnya dibandingkan yang masuk.<br /><br />Ditambahkan PNS yang masih kekurangan, misalnya untuk memenuhi pegawai di lingkungan Kelurahan, lingkungan Kecamatan, Puskesmas, dan tenaga guru.<br /><br />Oleh karena itu guna mencukupi kebutuhan pegawai di lingkungan kerja tersebut, banyak diambil tenaga honor.<br /><br />Disamping itu, Husaini optimis, dengan memaksimalkan kinerja PNS yang ada, kekurangan PNS di Pemkot tidak akan mengurangi pelayanan publik. <strong>(das/ant)</strong></p>