Pemkot Ingin Penanganan Sampah Menjadi Prioritas Utama

oleh

Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan tengah pada 2014 akan lebih memprioritaskan masalah penanganan sampah yang ada di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">"Pada tahun 2014 ini kami ingin lebih berkonsentrasi pada masalah penanganan sampah yang hingga saat ini masih menjadi tugas pokok pemerintah kota Palangka Raya," kata Plt Dinas Pasar dan Kebersihan (Dispaskeb) Palangka Raya saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />Dia mengungkapkan, permasalahan sampah yang hingga saat ini tidak kunjung selesai menjadikan perhatian pihaknya untuk bisa lebih fokus dalam menyelesaikan berbagai masalah sampah yang ada khususnya di "Kota Cantik" Palangka Raya.<br /><br />Namun pihaknya juga menjelaskan, bukan hanya memikirkan bagaimana cara penanganan sampah hingga pengelolaan sampah, tetapi masalah anggaran juga mesti diperhitungkan.<br /><br />"Untuk tahun 2014 ini kenaikan anggaran sebesar Rp2 miliar dari tahun sebelumnya hanya Rp1 miliar lebih, sehingga untuk pengelolaan dan penanganan sampah bisa segera teratasi," katanya.<br /><br />Menurutnya, adanya kenaikan anggaran sebesar Rp2 miliar itu disebabkan pada tahun 2013 lalu bahan bakar minyak (BBM) untuk angkutan sampah masih menggunakan BBM bersubsidi. Namun saat ini sudah dilarang untuk menggunakan jenis BBM bersubsidi.<br /><br />Dengan adanya kenaikan sebesar Rp2 miliar itu paling tidak bisa mencukupi kebutuhan dan keperluan Dispaskeb Palangka Raya dalam pengelolaan dan penanganan sampah yang ada saat ini.<br /><br />Selain fokus dalam pengelolaan dan penanganan sampah, para petugas kebersihan sampah juga harus diperhatikan kesejahteraannya.<br /><br />"Dengan adanya kenaikan anggaran tersebut, kami tetap berusaha memikirkan bagaimana untuk bisa mensejahterakan para petugas kebersihan seperti pengangkut sampah dalam memberikan dana insentif tambahan bagi mereka," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>