Home / Tak Berkategori

Pemkot Kesulitan Cari Lahan Penampungan Air PDAM

- Jurnalis

Jumat, 22 April 2011 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, mengakui kesulitan mencari lahan untuk membangun instalasi atau tempat penampungan air milik Perusahaan Daerah Air Minum setempat untuk memaksimalkan pelayanan air bersih di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Hingga kini kami masih kesulitan mencari lahan untuk membangun tempat penampungan air PDAM terutama di kawasan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji di Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, jaringan pendistribusian air milik PDAM sudah dibangun, tetapi belum bisa difungsikan karena belum punya tempat penampungan air tersebut.<br /><br />PDAM Kota Pontianak, telah mengganti pipa untuk distribusi air ke pelanggannya dengan pipa jenis HDPE (High Density Polyethylene), dengan diameter 500 mm sampai 800 mm. Pipa jenis itu sangat kuat dan elastis dan tidak berkarat sehingga sesuai dengan struktur tanah Pontianak.<br /><br />Pemasangan pipa dibagi atas lima zone yaitu Jl Imam Bonjol – Jl Veteran (di depan Gedung Kartini) sepanjang 1.847 meter, Jl Veteran – Menara B 1.386 meter, Menara B (Jl Ahmad Yani) – Jl Alianyang 1.056 meter, Jl. Alianyang – Gang Rambutan 2.070 meter, dan Jl Alianyang – Jl Suwignyo 1.860 meter yang ditanam dengan kedalaman 1 hingga 2 meter di tengah jalan di jalan protokol kota itu.<br /><br />Wali Kota Pontianak berjanji untuk secepatnya akan mencari lahan yang strategis untuk membangun instalasi air tersebut sehingga kebutuhan air bersih masyarakat bisa segera teratasi.<br /><br />PDAM Kota Pontianak saat ini sedang membangun tiga unit instalasi itu dari lima yang telah ada. Tiga instalasi baru itu, yaitu instalasi di sekitar Jalan Karet, Siantan Hulu, dan perluasan instalasi di Parit Haji Husin II, dan satu reservoar dengan pipa berkekuatan 300 liter per detik serta 600 liter per detik.<br /><br />Muzanni (50) warga Pontianak Barat mengatakan, sudah bertahun-tahun air ledeng milik PDAM Pontianak tidak lancar.<br /><br />"Kalau siang air ledeng tidak mengalir sama sekali, air baru mengalir pukul 01.00 WIB, itupun kalau disedot menggunakan mesin," katanya.<br /><br />Menurut ayah tiga anak itu, meski telah menyedot air ledeng menggunakan mesin, untuk mengisi bak air dua kubik butuh waktu tiga jam.<br /><br />"Kami berharap Pemkot Pontianak membenahi pelayanan PDAM yang hingga saat ini masih jauh dari harapan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru