Pemkot Operasi Pasar Sembako Untuk Tekan Harga

oleh

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Pemerintah Kota Pontianak segera melakukan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga sembako menjelang dan selama Ramadhan 1436 Hijriah. <p style="text-align: justify;">"Kami akan merangkul BUMN dan BUMD untuk bersama-sama melakukan operasi pasar di enam kecamatan Pontianak, sehingga bisa menekan kenaikan harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka dengan harga yang terjangkau," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan sasaran operasi pasar tersebut masyarakat yang tergolong tidak mampu.<br /><br />Berbagai bahan kebutuhan pokok yang menjadi barang operasi pasar, seperti telur ayam ras, gula pasir, beras, dan minyak goreng.<br /><br />Utin mengatakan saat ini harga sembako atau berbagai kebutuhan pokok yang dijual di pasar-pasar tradisional di Kota Pontianak mengalami kenaikan rata-rata 10 hingga 20 persen.<br /><br />"Untuk ayam ras potong dari sebelumnya Rp26 ribu, kini naik menjadi Rp27 ribu/kilogramnya, bawang merah kini dijual seharga Rp38 ribu /kilogram," katanya.<br /><br />Kenaikan harga ayam ras potong karena dipicu tingginya permintaan, sedangkan stok tetap, untuk bawang merah memang stok di gudang penyimpanan saat ini jumlanya sedikit, sedangkan permintaan meningkat.<br /><br />Khusus harga bawang merah ada dua jenis yang dijual di Pontianak, yakni bawang merah asal Brebes dijual di pasaran Rp38 ribu/kilogram, kemudian asal Bali lebih murah, yakni Rp26 ribu/kilogram.<br /><br />"Tetapi kami sudah komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yang informasinya mereka akan mulai panen bawang merah awal Juli, dan harganya juga akan lebih murah, yakni sekitar Rp24 ribu/klogramnya," kata Utin.<br /><br />Kalau harga ayam ras potong di pasar mencapai Rp30 ribu/kilogram, Dinas Peternakan dan Kesehatan Kehewanan Provinsi Kalimantan Barat akan mendatangkan ayam beku dari luar daerah setempat. (das/ant)</p>