Pemkot Palangka Raya Berupaya Turunkan Angka Kemiskinan

oleh

Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan melakukan berbagai pembangunan yang menyentuh kehidupan masyarakat. <p style="text-align: justify;">"Seperti menambah anggaran program beasiswa, keluarga harapan, dan layanan kesehatan. Selain itu peningkatan pembangunan yang tepat sasaran juga salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan," kata Wali Kota Riban Satia di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Pemkot terus memacu pembangunan agar tingkat kesejahteraan masyarakat semakin membaik di masa mendatang.<br /><br />"Saya juga minta SKPD juga harus menganggarkan biaya pembentukan tim guna memperoleh data keluarga miskin lebih akurat. Dengan begitu program penanggulangan kemiskinan dapat maksimal dan tepat sasaran," kata Riban.<br /><br />Tim tersebut, terangnya, akan bertugas membahas dan mengevaluasi keberadaan masyarakat miskin yang ada di daerah Ibu Kota Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" itu.<br /><br />Saat ini sebagian SKPD dalam penyusunan rencana kegiatan dan anggaran menggunakan data yang kurang tepat sehingga beberapa program yang dihasilkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.<br /><br />Riban mengatakan, setelah pihaknya melakukan koreksi pada APBD 2014 lalu, anggaran yang ada lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan rutin seperti perjalanan dinas dan rapat.<br /><br />"Tetapi anggaran kita untuk program dan aksi langsung di lapangan kecil. Dengan perbandingan 1/3 dari anggaran yang ada untuk program riil sementara sisanya lebih banyak untuk rapat dan perjalanan dinas. Ke depan ini yang harus diperbaiki," kata pria yang menjabat wali kota periode ke dua itu.<br /><br />Berdasarkan data badan pusat statistik kota, katanya, angka kemiskinan Palangka Raya lebih rendah dari pada wilayah lain di Kalimantan Tengah.<br /><br />"Tetapi kita harus terus berupaya menurunkan angka yang ada karena memang penyebab kemiskinan diantaranya karena faktor pendidikan, kurangnya lapangan pekerjaan, keterampilan, fasilitas pelayanan kesehatan, kemampuan ekonomi dan lain sebagainya," katanya.<br /><br />Dia meminta jajaran SKPD agar dapat mensingkronkan setiap program penanggulangan kemiskinan agar tidak saling tumpang tindih dan pelaksanaan program lebih efektif dan efisien. (das/ant)</p>