Pemkot Palangka Raya Naikkan Upah 11,81 Persen

oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menaikkan upah minimum kota dan upah minimum sektoral kota (UMK/UMSK) tahun 2011 sebesar 11,81 persen, yang telah disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan hidup layak tahun 2010. <p style="text-align: justify;">"Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 34 Tahun 2010 yang ditetapkan tanggal 30 Desember 2010, UMK Palangka Raya naik menjadi Rp1.154.310. Jumlah itu lebih tinggi dibanding dengan upah minimum provinsi sebesar Rp1.134.580 per bulan," kata Kabid Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palangka Raya, Kuling, di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Menurutnya, UMK lebih besar dari UMP itu merupakan wujud perhatian Pemkot Palangka Raya terhadap peningkatan kesejahteraan para tenaga pekerja yang ada di kawasan setempat.<br /><br />Pihaknya juga meminta kepada seluruh perusahaan yang ada di kota itu untuk mematuhi upah minimum kota dan upah minimum sektoral kota (UMK/UMSK) yang telah ditetapkan.<br /><br />"Kami tidak ingin lagi mendengar nanti ada orang yang melaporkan perusahaan tidak memberikan gaji sesuai dengan UMK/UMSK yang telah ditetapkan, sebab hal itu sudah disosialisasikan kepada pengusaha yang ada di Palangka Raya," ucapnya.<br /><br />Sementara itu, beberapa waktu sebelumnya Asisten I Setda Kota Palangka Raya Yudinantir mengungkapkan, Pemkot Palangka Raya akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Salah satunya adalah menambah UMK/UMSK. Namun para pekerja juga diminta untuk meningkatkan kualitasnya sehingga lebih produktif.<br /><br />"Kami meminta para pekerja, agar dapat bekerja lebih produktif dan meningkatkan kualitasnya. Sebab Pemkot juga telah memperhatikan kesejahteraan para pekerja yang ada di kawasan setempat," tambahnya.<br /><br />Yudinantir menjelaskan, untuk upah minimum sektoral kota 2011 pada bidang pertanian, perikanan, kehutanan, perkebunan dan hutan tanaman industri serta penebangan kayu logging, jumlah yang ditetapkan adalah Rp1.212.026.<br /><br />"Sektor jasa, listrik, gas, dan air, nilai yang ditetapkan juga sama yakni Rp1.212.026," jelasnya.<br /><br />Selain itu, untuk sektor yang bergerak pada bidang bangunan, pertambangan dan penggalian, nilai yang ditetapkan sedikit lebih tinggi yakni Rp.1.269.743. <strong>(das/ant)</strong></p>