Pemkot Pontianak-Denmark Kerja Sama Kembangkan Kerajinan Lokal

oleh

Pemerintah Kota Pontianak akan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Bornholms, Denmark untuk pengembangan produk lokal Pontianak baik kerajinan maupun makanan. <p style="text-align: justify;">"Kerja sama ini sebagai tindak lanjut yang sudah terjalin sebelumnya," kata Delegasi Pemerintah Bornholms, Denmark, Jan Agerholm Hoybye di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan selama ini pihaknya sudah bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak dalam pengembangan inovasi-inovasi untuk pembangunan masyarakat Pontianak.<br /><br />"Pertemuan kami kali ini tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya antara pemerintah Denmark dengan Indonesia, maupun dengan Untan dan Pemkot Pontianak," ujarnya.<br /><br />Ia menambahkan, kerja sama itu meliputi tiga aspek penting, yakni pengembangan teknologi energi matahari, biomassa, sampah sebagai sumber energi alternatif untuk listrik, bidang pendidikan melalui pertukaran pelajar dan pengajar, serta pengembangan kerajinan dan produk lokal mulai dari pengolahan, pengemasan, desain produk, jalur distribusi, hingga riset pasar.<br /><br />Sementara itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyambut baik kedatangan rombongan dari delegasi Bornholms, Denmark itu.<br /><br />"Ada beberapa teknologi untuk home industry yang memang perlu untuk dikembangkan terus terutama terkait desain produknya. Padahal nilai produk itu sendiri sudah sangat baik, seperti aloevera itu," katanya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, menurut Sutarmidji perwakilan Denmark mendengar aloevera saja sudah sangat senang, sehingga ada kesempatan untuk mengembangkannya dengan Denmark.<br /><br />Salah satu kerja sama yang akan dikembangkan, yakni pengembangan teknologi energi matahari berbasis lokal dan terjangkau, sehingga bisa mengatasi permasalahan listrik yang selama ini dihadapi, kata Sutarmidji. (das/ant)</p>