Home / Tak Berkategori

Pemkot Pontianak Optimistis KTP Elektronik Selesai April

- Jurnalis

Senin, 9 Januari 2012 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat menyatakan optimistisnya program pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di kota itu selesai hingga batas waktu perpanjangan April 2012. <p style="text-align: justify;">"Sewaktu pelayanan tiga bulan, sejak Oktober-Desember 2011 saja pembuatan E-KTP sudah mencapai 68 persen, apalagi kalau diperpanjang hingga empat bulan mendatang," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji, di Pontianak, Senin.<br /><br />Sutarmidji menjelaskan, malah saat ini Pemkot Pontianak sudah melayani pembuatan KTP Elektronik secara normal mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dari sebelumnya mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,.<br /><br />Sebelumnya, Sutarmidji mengklaim, sebanyak 68 persen masyarakat kota itu sudah terlayani pembuatan KTP Elektronik hingga akhir 2011.<br /><br />"Kuota KTP Elektronik di Pontianak sebanyak 374 ribu jiwa saat ini sudah terlayani 260 ribu jiwa atau 68 persen," ujarnya.<br /><br />Ia menambahkan, untuk optimalnya pelayanan pembuatan KTP Elektronik, pihaknya akan mengalihkan sebagian peralatan pembuatan KTP Elektronik di Kecamatan Pontianak Timur dan Tenggara untuk Kecamatan Pontianak Kota dan Barat.<br /><br />"Bila perlu jam pelayanan untuk dua kecamatan itu mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB," kata Sutarmidji.<br /><br />Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak Thomas mengatakan, pelayanan pembuatan E-KTP di kota itu diperpanjang hingga bulan April tahun 2012 berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri yang berlaku di seluruh Indonesia.<br /><br />Data Disdukcapil Kota Pontianak mencatat sebanyak 455.109 jiwa penduduk Kota Pontianak masuk dalam data wajib memiliki KTP elektronik hingga akhir tahun 2011.<br /><br />Pemkot Pontianak, menurut dia, hingga saat ini baru mendapat dukungan peralatan program E-KTP sebanyak 24 unit dari kuota sebesar 34 unit atau masih kekurangan 10 unit. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB