Pemkot Pontianak Targetkan Penerima Jamkesko 66 Ribu

oleh

Pemerintah Kota Pontianak, menargetkan jumlah masyarakat tidak mampu yang menerima program jaminan kesehatan kota (Jamkesko) menjadi sekitar Rp66 ribu pada tahun 2014, kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji. <p style="text-align: justify;"><br />"Sekarang penerima Jamkesko sebanyak 33 ribu, sehingga tahun depan ditargetkan meningkat dua kali lipat, atau menjadi 66 ribu," kata Sutarmidji di Pontianak, Minggu.<br /><br />Ia menjelaskan, pemberian pelayanan kesehatan kota itu, akan diprioritaskan bagi masyarakat yang memerlukan rujukan hingga ke rumah sakit.<br /><br />"Bagi masyarakat yang penyakitnya cukup ditangani di tingkat Puskesmas, maka cukup diberikan ‘Kartu Sehat’ atau pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas tanpa dipungut biaya sepeserpun," ungkapnya.<br /><br />Wali Kota Pontianak menyatakan, program Jamkesko sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu, bukan baru sekarang dilakukan.<br /><br />Pemkot Pontianak, mulai 1 April 2013 telah meluncurkan program pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas atau yang disebut dengan "Kartu Sehat, yang saat ini sudah sekitar 170 ribu warga kota itu mendaftar pada program pelayanan kesehatan tersebut.<br /><br />Sutarmidji menyatakan, program pelayanan gratis dengan diluncurkannya "Kartu Sehat"� tidak� ada hubungannya dengan pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak, 19 September 2013.<br /><br />"Pemkot Pontianak hanya membebaskan biaya administrasi di Puskesmas yang jumlahnya setahun sebesar Rp2,25 miliar," ungkapnya.<br /><br />Sebelumnya, Petugas Puskesmas Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Sungkono menjelaskan, untuk mendapatkan "Kartu Sehat" cukup mudah, hanya dengan mengisi formulir pendaftaran, menyiapkan atau melampirkan kartu keluarga, kartu tanda penduduk (KTP) Pontianak, kemudian akan dilakukan pencetak untuk kartu itu oleh Bank Kalimantan Barat, sebagai program kepedulian sosialnya pada masyarakat Kota Pontianak. (phs/Ant)<br /><br />"Dengan memiliki ‘Kartu Sehat’ masyarakat akan diberikan pelayanan gratis hingga sampai ambulan juga tidak dipungut biaya," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>