Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sedang melakukan revitalisasi Posyandu yang ada di kota itu agar memiliki fungsi ganda, kata Wali Kota Sutarmidji, Kamis. <p style="text-align: justify;">"Dari sebanyak 243 Posyandu yang sudah dibangun permanen ada 40 Posyandu sehingga bisa berfungsi ganda," kata Sutarmidji seusai membuka Jambore Posyandu tahun 2011, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, selain berfungsi untuk tempat pemeriksaan kesehatan bayi dan ibu hamil maupun setelah melahirkan, Posyandu yang ada juga bisa digunakan untuk kegiatan lainnya, seperti sebagai sarana PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan tempat pertemuan lainnya.<br /><br />Sehingga ke depannya, Posyandu yang ada di Kota Pontianak tidak hanya dijadikan tempat untuk memeriksa kesehatan bayi dan ibu saja, melainkan bisa berfungsi untuk kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat.<br /><br />"Kami menargetkan pembangunan Posyandu permanen bisa selesai hingga dua tahun ke depan sehingga tidak lagi menumpang seperti sekarang," kata Wali Kota Pontianak.<br /><br />Jumlah Posyandu di Kota Pontianak saat ini sudah cukup ideal, tetapi fasilitasnya masih perlu ditingkatkan lagi, seperti dibangun gedung baru sehingga tidak lagi menumpang di rumah-rumah warga.<br /><br />"Meskipun masih banyak yang numpang tetapi perannya dalam meningkatkan kesehatan bayi dan ibu cukup efektif," kata Sutarmidji.<br /><br />Sutarmidji menambahkan, kader Posyandu cukup berperan dalam menekan angka kematian ibu dan balita di Kota Pontianak.<br /><br />"Bentuk peran serta itu cukup banyak, malah mereka mengunjungi rumah-rumah warga untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kesehatan ibu hamil," katanya.<br /><br />Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Karolin Margret Natasa menyambut baik trobosan Pemkot Pontianak yang telah melakukan revitalisasi terhadap Posyandu sehingga berfungsi ganda.<br /><br />"Ke depan kami akan dorong pemerintah pusat agar memberikan bantuan terhadap pemerintah daerah dalam melakukan revitalisasi Posyandu agar lebih baik lagi," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

















