Pemkot Samarinda Promosikan "Sidat"

oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempromosikan produk andalan daerah berupa "sidat (sejenis Anguilla Sp)" pada gelar budidaya perikanan di Pekan Nasional (Penas) Petani-Nelayan di Kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang. <p style="text-align: justify;">"Sidat merupakan produk andalan peternakan Samarinda. Makanya dipamerkan dalam Penas yang dihadiri lebih dari 30 ribu orang dari seluruh Indonesia," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda Rini Purwanti di Tenggarong, Sabtu.<br /><br />Menurutnya, Samarinda memiliki produk dan komoditi lain yang bisa diandalkan dan dipromosikan di tingkat nasional, namun sidat patut mendapat atensi lebih karena masih banyak daerah di Indonesia yang belum berhasil mengembangbiakkan komoditi tersebut.<br /><br />Sidat atau Anguilla Sp, adalah sejenis belut atau moa, namun bentuknya lebih panjang dan besar, bahkan ada yang panjangnya mencapai 50 cm jika para peternaknya memberi asupan makanan cukup.<br /><br />Sidat hingga kini belum terlalu popular di Indonesia, namun di luar negeri terutama Jepang, Taiwan dan Korea menjadi andalan. Sedangkan sidat hasil budidaya petani Samarinda banyak yang diekspor ke Hongkong.<br /><br />Sidat ujarnya, sangat perlu dikonsumsi karena bercita rasa enak dan memiliki kandungan gizi tinggi, sehingga sangat membantu meningkatkan kecerdasan dan menjaga kesehatan bagi tubuh.<br /><br />Menurut Rini, kandungan DHA dalam daging sidat mencapai 1.337 mg/100 gram, atau mengalahkan ikan salmon yang hanya tercatat 820 mg/100 gram dan tenggiri yang 748 mg/100 gram.<br /><br />Terkait dengan itu, maka dia mempromosikan sidat dalam Penas yang diselenggarakan secara rutin empat tahunan ini. Tujuannya di antaranya, agar masyarakat luas berminat membudidayakan sidat demi meningkatkan taraf hidup.<br /><br />Penas Petani dan Nelayan lanjutnya, merupakan ajang menampilkan berbagai produk unggulan peternakan dan pertanian yang bergengsi dari masing-masing daerah di Indonesia.<br /><br />Terkait dengan itu, maka Samarinda juga harus mengikutinya. Jika tidak, maka hal itu disayangkan. Apalagi tahun ini Penas diselenggarakan di tempat yang tidak jauh dari Samarinda, yakni di Kabupaten Kutai Kartanegara.<br /><br />Selain sidat, Samarinda juga menampilkan sejumlah sapi pilihan, kambing Peranakan Etawa, domba dan kelinci. Ada juga pengolahan udang dan bandeng berduri lunak. <strong>(das/ant)</strong></p>