Home / Tak Berkategori

Pemkot Sediakan Rumah Bagi Dokter Spesialis

- Jurnalis

Rabu, 22 Februari 2012 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pontianak menjanjikan akan menyediakan rumah dan mobil dinas bagi dokter-dokter spesialis yang bersedia bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pontianak yangakan mulai dioperasikan Juli 2012. <p style="text-align: justify;">"Saat ini sekitar 12 dokter spesialis dari luar yang sudah menyatakan kesiapannya bekerja di RSUD Pontianak," kata Wali Kota setempat Sutarmidji, Rabu.<br /><br />Ia menjelaskan, ke-12 dokter spesialias itu semuanya sudah siap pakai karena memang pindahan dari rumah sakit lainnya baik dari Kota Pontianak maupun dari luar.<br /><br />"Kami memang menjanjikan penyedian sarana dan prasarana serta insentif yang memadai ketimbang harus menyekolahkan calon dokter spesialis dengan pertimbangan akan membutuhkan biaya yang tinggi," ujarnya.<br /><br />Sebelumnya, Sutarmidji menyatakan, untuk tahap pertama RSUD Kota Pontianak akan menyiapkan sekitar 43-48 kamar karena masih tahap pembangunan.<br /><br />Wali kota menambahkan, standar operasional prosedur (SOP) RSUD Kota Pontianak tidak mengenal kelas kamar yang diambil pasien, tetapi menerapkan sistem pelayanan maksimal.<br /><br />"Baik itu pasien dari keluarga mampu atau tidak kalau penyakitnya perlu penanganan cepat dan serius pasti akan diprioritaskan berbeda dengan rumah sakit umum lainnya," ujar Sutarmidji.<br /><br />Ia berharap kehadiran RSUD Kota Pontianak bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu.<br /><br />Pembangunan RSUD Kota Pontianak yang terletak di Kecamatan Pontianak Barat cukup strategis untuk membangun sumber daya manusia yang sehat.<br /><br />RSUD Kota Pontianak itu nantinya juga akan mempermudah pelayanan kesehatan bagi pemegang kartu kesehatan, jaminan kesehatan masyarakat miskin dan Jamkesko.<br /><br />"Kami akan memprioritas pelayanan bagi masyarakat yang memiliki kartu Jamkesmas dan Jamkesko," kata Sutarmidji.<br /><br />Lokasi pembangunan Rumah Sakit Pontianak di eks lahan tempat pembuangan akhir, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, dengan luas sekitar 3,6 hektare dengan total anggaran Rp150 miliar dari APBD dan APBN.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB