Pemkot Wujudkan Pembangunan Jalan Dibelah Sungai

oleh

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira mengatakan, Pemkot Banjarmasin sangat serius mewujudkan jalan Veteran dengan desain dibelah sungai. <p style="text-align: justify;">Menurut Fajar, di Banjarmasin, Senin jalan Veteran yang merupakan milik Pemprov itu akan terus diupayakan dibenahi, selanjutnya akan dibangun sesuai desain yang telah disiapkan Pemkot.<br /><br />Desainnya Jalan Veteran di buat dua jalur, tetapi di tengahnya ada sungai yang bisa dilalui angkutan air.<br /><br />Berdasarkan desain pembangun jalan yang telah disiapkan Pemkot, tambah Fajar, yaitu akan dibangun jalan di tengah sungai (median), di mana akan dibuat sungai baru seluas tujuh meter dengan jalan samping kiri dan kanannya seluas sekitar 12 meter.<br /><br />"Kita tetap komitmen mewujudkan desain Jalan Veteran itu, dengan harapan mendapatkan dukungan dari Pemprov Kasel," katanya.<br /><br />Desain pembuatan jalan Veteran dengan yang dibelah sungai, tambah Fajar, selain untuk memperindah kawasan lalulintas yang kini cukup padat tersebut, juga menghidupkan kembali trasportasi sungai nantinya.<br /><br />"Sungai yang cukup lama mati suri, akan diaktifkan kembali, selain untuk pengendalian banjir atau sebagai drainase kota, juga bisa dimanfaatkan sebagai lalulintas trasportasi sungai," katanya.<br /><br />Sejauh ini, kata dia, keberhasilan Pemkot menggusur ratusan bangunan yang menutupi jalur sungai, sebagai langkah awal untuk mewujudkan pembangunan jalan Veteran.<br /><br />Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Drainase Kota Banjarmasin Muryanta mengatakan, bahwa pihaknya terus mengupayakan pengerukan sungai di Jalan Veteran.<br /><br />"Kita terus mengeruk sungai Jalan Veteran melalui mega proyek kanal Veteran," katanya.<br /><br />Menurut Muryanta, proyek pengerukan tersebut, diperkirakan bakal menelan anggaran yang sangat besar, yakni, sekitar Rp68 miliar.<br /><br />"Jumlah anggaran tersebut, hanya untuk pengerukan dan penyiringan, tahap awal, belum termasuk anggaran untuk pembuatan jalan," katanya.<br /><br />Saat ini kondisi lalu lintas di Kota Banjarmasin sudah cukup padat, kemacetan jalan selalu terjadi di hampir sebagian besar ruas jalan di kota seribu sungai ini.<br /><br />Beberapa terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemprov Kalsel, belum mampu mengurai secara tuntas titik kemacetan antara lain yang paling parah di daerah Jalan Veteran dan sekitarnya.<br /><br />Kemacetan tersebut terjadi, karena pertumbuhan kendaraan roda dua maupun roda empat, tidak sebanding pertumbuhan pembangunan jalan dan jembatan di daerah ini. (das/ant)</p>