Pemohon Administrasi Kependudukan Di Kotawaringin Timur Meningkat Tajam

oleh

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berharap mendapat tambahan pegawai karena permohonan pembuatan dokumen administrasi kependudukan meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. <p style="text-align: justify;">"Permohonan administrasi kependudukan meningkat sangat tajam, sementara pegawai terbatas. Hanya 19 PNS, termasuk saya. Kalau totalnya 45 orang, tapi itu termasuk petugas kebersihan dan lainnya. Kalau ada peluang, kami mengusulkan penambahan sekitar 15 pegawai," kata Kepala Disdukcapil Kotim Marjuki di Sampit, Kamis.<br /><br />Permohonan administrasi kependudukan seperti pembuatan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta kelahiran dan lainnya, meningkat tajam. Seperti pembuatan akta kelahiran yang dulunya hanya sekitar 15 permohonan per hari, kini sudah di atas 50 permohonan per hari.<br /><br />Peningkatan ini sangat terasa setelah dilakukan berbagai terobosan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat. Salah satunya adalah pembebasan biaya pembuatan administrasi kependudukan sehingga masyarakat makin berminat.<br /><br />Dengan tingginya permohonan administrasi kependudukan, jumlah pegawai yang ada dirasa tidak memadai lagi. Apalagi ketika ada pegawai yang sedang tugas ke luar daerah, maka pekerjaan rutin layanan kepada masyarakat terpaksa dibebankan pada pegawai lainnya sehingga cukup menjadi kendala.<br /><br />Terkait layanan hingga ke pelosok, Marjuki berharap aparatur pemerintah desa turut membantu pendataan warganya masing-masing. Harapannya agar masyarakat tertarik untuk mengurus administrasi kependudukan yang manfaatnya sangat penting bagi setiap penduduk. (das/ant)</p>