Pemprov Berharap Polisi Putra Daerah Merata Di Kalteng

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap program "Satu Polisi Satu Desa" membuat putra daerah diterima menjadi polisi merata di setiap desa. <p style="text-align: justify;">Pemerataan itu dimaksudkan agar putra-putri daerah mempunyai rasa memiliki tanggung jawab menjaga keamanan di wilayahnya, kata Sekda Kalteng Siun Jarias saat penandatanganan MoU antara Kapolda dengan Rektor dan tokoh agama di Palangka Raya, Rabu.<br /><br />"Masyarakat sangat setuju dengan program Polri ‘Satu Desa Satu Polisi’ tapi masyarakat lebih berharap di Kalteng anggota polisi berasal dari masing-masing desa," tambah dia.<br /><br />Sekda mengatakan, hingga saat ini di beberapa desa sudah ada lima hingga 10 orang putera daerah menjadi polisi. Hanya kondisi itu belum merata di semua desa di Kalteng Oleh karena itu, kata dia, bagi desa yang belum memiliki putra dan putri desanya yang ingin menjadi Polisi menyiapkan diri supaya ke depan bisa menjadi anggota Polri.<br /><br />"Sejak SMP dan SMA putra atau putri terbaik desa itu diarahkan dan dipersiapkan sedini mungkin. Standar menjadi anggota polisi memang ketat, tapi bukan berarti tidak bisa lulus kalau niat dan usaha ada," kata Siun.<br /><br />Kapolda Brigjen Pol Bambang Hermanu menyatakan memprioritaskan program satu polisi satu desa seperti ditawarkan pemerintah sebagai upaya menjaga keamanan di Kalteng.<br /><br />Jenderal bintang satu itu mengatakan, tawaran tersebut sangat mendasar karena membantu meningkatkan citra polisi di masyarakat. Hanya diperlukan keseriusan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah Kabupaten/kota maupun provinsi di Kalteng.<br /><br />"Kami berharap program satu polisi satu desa juga didukung semua pihak agar pemuada-pemudi di Kalteng layak dan mampu bersaing dalam seleksi penerimaan polisi," demikian Bambang. <strong>(das/ant)<br /></strong></p>