Pemprov Kalbar Siapkan Aturan Penghematan Energi Menyeluruh

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan menyiapkan aturan mengenai penghematan energi secara menyeluruh seiring penundaan kenaikan harga bahan bakar minyak. <p style="text-align: justify;">"Tidak hanya untuk BBM, juga listrik maupun penggunaan energi lainnya," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov Kalbar M Ridwan di Pontianak, Rabu.<br /><br />Ia melanjutkan, pada Selasa (3/4), Gubernur Kalbar Cornelis didampingi Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya dan Sekda M Zeet Hamdy Assovie menyampaikan Instruksi Presiden mengenai APBN – P 2012 kepada jajaran satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar.<br /><br />Di dalam instruksi tersebut, Presiden mengingatkan jajaran pemerintah termasuk gubernur, bupati dan wali kota agar bertindak sesuai dengan sumpah dan etika jabatan kepada bangsa dan negara untuk menjaga dan membangun perekonomian sesuai APBN P 2012.<br /><br />Selain itu, lanjut dia, juga setia dan patuh kepada kebijakan pemerintah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang yang berlaku.<br /><br />Ia mengatakan, Presiden juga mengingatkan pentingnya penghematan energi secara serius dilakukan sehingga menjadi gerakan nasional di tanah air. "Konversi BBM ke bahan bakar gas bisa dipercepat implementasinya, serta optimalisasi potensi penerimaan negara misal dari pajak atau penghematan anggaran," kata dia.<br /><br />Ia menambahkan, Presiden menyadari dampak dari kenaikan harga BBM terhadap masyarakat meski di sisi lain tindakan itu dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian.<br /><br />"Kenaikan harga BBM dilakukan jika sudah sangat terpaksa dan mutlak akan ada bantuan dan perlindungan kepada rakyat miskin," kata dia.<br /><br />Pemerintah, lanjut dia, akan terus menjaga kondisi ekonomi makro Indonesia dan berusaha sekuat tenaga menjaga pertumbuhan ekonomi.<br /><br />Namun, ujar dia, kalau terjadi tekanan terhadap perekonomian, pemerintah akan mengambil kebijakan yang tepat sehingga pelaku dunia usaha tidak perlu khawatir.<br /><br />"Pemerintah akan terus bekerja sekuat tenaga untuk menghadapi masalah dan tantangan bangsa," kata dia menegaskan.<br /><br />Gubernur juga menyampaikan, pemimpin pemerintahan daerah diminta untuk menjaga masyarakat tetap merasa aman dan tenteram dalam berbagai aspek seperti sosial, politik dan keamanan.<br /><br />"Dengan terjaganya situasi politik, sosial dan keamanan di daerah, maka setiap kegiatan pembangunan di daerah dapat dilaksanakan secara baik," ujar M Ridwan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>