Pemprov Kalteng Siapkan Dana Tanggap Darurat Rp180 Juta

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan dana penanggulangan tanggap darurat untuk bencana alam dan sosial sebesar Rp180 juta melalui anggaran perubahan APBD pada 2012. <p style="text-align: justify;">"Kami mengucap syukur karena baru tahun ini ada APBD provinsi untuk dana tanggap darurat dan mudah-mudahan tetap dianggarkan lagi," kata Kepala Bidang dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kalimantan Tengah, Mujiono di Palangka Raya, Senin.<br /><br />Dia mengatakan, sebelum adanya anggaran perubahan dana tanggap darurat dari provinsi, pihaknya mengandalkan bantuan dari Kementerian sosial untuk mengatasi bencana alam di daerah tersebut.<br /><br />Ia meminta kepada kabupaten/kota juga menganggarkan dana bantuan tanggap darurat atau dana sharing. Jadi, jangan hanya tergantung pada provinsi, terlebih lagi dengan adanya otonomi daerah sehingga kalau ada bencana alam bisa cepat segera diatasi.<br /><br />Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan dana penanggulangan tanggap darurat kabupaten/kota baik dengan menyiapkan kantong-kantong banjir guna mengantisipasi terjadinya bencana alam.<br /><br />Dia mengatakan, saat ini dana penanggulangan tanggap darurat bantuan dari Kementerian sosial tersisa Rp45 juta, dan sudah mengajukan surat ke pusat untuk permintaan kembali bantuan pada 30 Oktober 2012.<br /><br />"Saat ini belum mendapat tanggapan dan tinggal menunggu jawaban, mudah-mudahan segera terealisasi," ucapnya.<br /><br />Namun apabila terjadi bencana, dengan dana yang tersisa kurang lebih Rp45 juta tersebut dapat dipakai dan akan disalurkan dalam bentuk bahan pangan bukan uang tunai.<br /><br />"Kalau memang ada bencana kami akan langsung ke lapangan dan dana tanggap darurat bisa disalurkan tetapi dalam bentuk bahan makanan, seperti yang saat terjadi puting beliung di Pulang Pisau beberapa waktu lalu," tuturnya.<br /><br />Bantuan dana penanggulangan tanggap darurat bagi Kabupaten Katingan yang mengalami banjir belum disalurkan karena belum ada permintaan dari kabupaten tersebut lantaran bantuan yang diberikan pihaknya masih ada.<br /><br />Meskipun begitu, kata dia, pihaknya tetap mengalokasikan apabila kabupaten tersebut sewaktu-waktu kehabisan dana penanggulangan tanggap darurat. <strong>(das/ant)</strong></p>