Pemprov Polisikan Perusahaan Penggarap Irigasi Di Kalteng

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mempolisikan perusahaan besar swasta bidang perkebunan yang menggarap daerah irigasi maupun rawa. <p style="text-align: justify;">Apapun alasannya menggarap irigasi maupun rawa pasti merusak lingkungan sehingga harus diproses secara hukum, kata Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang di Palangka Raya, Senin.<br /><br />"Saya minta Bupati dan Wali Kota yang irigasinya beralihfungsi menjadi perkebunan, segera mengirim surat kepada saya. Itu menjadi dasar untuk melaporkan ke penegak hukum," katanya.<br /><br />Orang nomor satu di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" itu berencana pertengahan Novermber 2013 memasukan laporan dugaan pelanggaran perusahaan yang menggarap irigasi dan daerah rawa kepada kejaksaan dan kepolisian.<br /><br />"Kalau perlu akan disampaikan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) agar semua pihak yang terlibat di penggarapan lahan irigasi maupun rawa bisa diproses secara tegas," kata Teras.<br /><br />Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, ada 13 irigasi di daerah itu, yakni Karau termasuk di dalamnya daerah irigasi Talohen dan Netapin dan daerah irigasi Tampa di Kabupaten Barito Timur.<br /><br />Daerah irigasi Tandranhean, Trinsing dan Montalat di Kabupaten Barito Utara, irigasi Sekata Juri, Gohong Rawal, Hurung Bunut, Sekata Tewah di Kabupaten Gunung Mas, dan daerah irigasi Tajung Harapan di Kabupaten Kotawaringin Timur.<br /><br />"Daerah irigasi Kumai Kondang, di Kabupaten Kotawaringin Barat, daerah irigasi Bayat di Kabupaten Lamandau dan daerah irigasi Baruh Rintis di Kabupaten Barito Timur," kata dia.<br /><br />Leonard mengatakan, ke-13 daerah irigasi itu sudah terbangun dan bisa difungsikan. Sedangkan, daerah rawa Kadan dan Unit Mentaya Seberang berada di Kabupaten Kotawaringin Timur, daerah rawa Terusan Raya.<br /><br />UPT Lamunte Dadahup, Unit Basarang, Unit Saka Lagon, Desa Pantai, Sei Lunuk berada di Kabupaten Kapuas. Daerah rawa Tahai (pangkoh VI), Unit Belati II (pengkoh VIII) dan Unit Kanamit (pangkoh IX) berada di Kabupaten Pulang Pisau.<br /><br />"Daerah irigasi dan rawa di Provinsi Kalimantan Tengah terjadi alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit. Akibatya daerah irigasi dan rawa semakin kecil,  demikian Kepala DInas PU Kalteng itu.<strong> (das/ant)</strong></p>