Pemprov Tetap Memonitor Program Kelistrikan PLN

oleh

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Ir H Acmad Diran mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tetap memonitor dan berkoordinasi terkait pelaksanaan program PLN wilayah Kalselteng tahun 2011-2019. <p style="text-align: justify;">"Kemajuan pembangunan kelistrikan di Kalteng untuk PLTU 2 x 7 mega watt di Pangkalan Bun adalah milik swasta yang perjanjian jual beli Kwh dengan PT PLN. Pengoperasiannya untuk Unit I direncanakan pada Juli 2011 sudah masuk ke sistem Pangkalan Bun, dan Unit II direncanakan Agustus 2011," kata H Acmad Diran, di Palangka Raya, Rabu.<br /><br />Menurutnya, untuk PLTU Pulang Pisau 2 x 60 mega watt adalah program pemerintah dalam percepatan 10.000 mega watt tahap pertama, dimana sebelumnya sempat ada penundaan dan sekarang sudah mulai berjalan.<br /><br />"Kondisi di lapangan dalam tahapan pemadatan lahan oleh kontraktor PT Bagus Karya. Sedangkan PLTU Kuala Kurun 2 X 3 mega watt merupakan program swasta, saat ini dalam proses tender," ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, begitu juga PLTU Kuala Pembuang yang merupakan program PLN, saat ini deang dalam tahap pembuatan AMDAL. PLTU Sampit 2 x 25 mega watt merupakan program pemerintah dalam percepatan 10.000 mega watt tahap kedua, saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembebasan lahan lokasi pembangkit di daerah Bagendang dan siap untuk ditenderkan.<br /><br />"Selanjutnya, untuk PLTGU Bangkanai 3 X 70 mega watt merupakan program pemerintah dalam 10.000 mega watt tahap II, rencananya dalam tahap pertama dibangun 2 X 70 mega watt dan saat ini sedang proses pembuatan FS," terangnya.<br /><br />Dijelaskannya, PLTU Buntok 2 X 7 mega watt oleh PLN, sekitar Juli 2011 akan dilaksanakan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan PLTU tersebut oleh Gubernur Kalteng.<br /><br />"Sedangkan PLTU Kalteng 2 X 100 mega watt saat ini sedang pembuatan kajian kelayakan dan tanggal 6 Juli 2011 lalu tim dari PT PLN Pusat telah turun ke lokasi untuk memfinalkan lokasi tersebut di daerah Kabupaten Katingan," tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, khusus PLTA Riam Jerawi 1 x 75 mega watt dan PLTA Joloi 1 X 240 mega watt merupakan program jangka menengah dan panjang, saat ini dalam tahapan pembuatan desain oleh Dinas Pekerjaan Umum Kalteng.<br /><br />"Di samping pembangunan pembangkit, pemerintah pusat melalui PT PLN Unit Induk Pembangkitan dan Jaringan Kalimantan yang berkedudukan di Balikpapan saat ini juga sedang melakukan pembangunan jaringan transmisi tegangan tinggi 150 KV Palangka Raya-Kasongan," tandasnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>