Pemuda Harus Mandiri dan Terampil

oleh

Pemerintah Melawi melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Melawi menggelar pelatihan mengenai life skill kepemudaan, Rabu (22/11) di salah satu aula Hotel Melawi di Nanga Pinoh. <p style="text-align: justify;">Kegiatan yang dibuka oleh kepala Disporapar Melawi, Ir. Nahru tersebut, dihadiri para anggota organisasi kepemudaan di Melawi dengan menampilkan nara sumber dari Pontianak yang memiliki keahlian dibidang life skill. <br /><br />Nahru, dalam penyampaiannya usai pembukaan mengatakan, life skill atau kecapakan hidup tersebut dilaksanakan bertujuan agar para pemuda di Melawi memiliki keterampilan. Tentunya bisa menjadi modal untuk membuka usaha sendiri. <br /><br />“Kita persiapan pemuda-pemuda di Melawi agar memiliki usaha mandiri, agar semuanya tidak mengharapkan semuanya bekerja di sector pemerintah. Selain untuk sendirinya, kita berharap juga bisa membuka lapangan pekerjaan buat pemuda lainnya,” katanya.<br /><br />Nahru mengatakan, di Melawi pada tahun ini memulainya dengan sosialisasi. Jika nanti para pemuda yang menjadi peserta sudah memahami dan mengenal serta berminat, maka nantinya pihak Disporapar Melawi akan menindaklanjutinya dengan kegiatan pelatihan yang lansung praktek. <br /><br />“Jika hal tersebut memungkinkan, maka program pelatihan berkelanjutan akan kita laksanakan di tahun 2018,” katanya.<br /><br />Menurut Nahru, jika para pemuda di Melawi masing-masing sudah memiliki keterampilan, maka bisa menjalankan hidupnya dengan berusaha mandiri mengaplikasikan pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki tersebut.<br /><br />“Bisa berusaha, bisa hidup tanpoa harus menggantungkan diri dengan orang lain ataupun mengharapkan di sector pemerintahan. Kedepannya, paraktek yang akan diberikan, sesuai dengan minat dan bakat masing-masing pemuda. Karena jika melatih tidak sesuai bakat dan minat, maka pelatihan tersebut bia menjadi sia-sia,” paparnya.<br /><br />Nahru mengatakan, setelah pemuda mendapatkan ilmu, kemudian mendapatkan pelatihan sesuai minat dan bakat masing-masing, maka pihak Disporapar akan meenyampaikan ke bank Kalbar, agar kiranya keterampilan para pemuda bisa dilaksanakan. <br /><br />“Artinya akan kita bicarakan dengan Bank kalbar, agar bisa memberikan pelaung berkaitan dengan modal menjalankan usaha sesuai keterampilan ini. Kalau punya keterampilan namun tidak punya modal juga akan menjadi kendala,” ucapnya.<br /><br />Nahru berharap, sosialisasi tentang life skill ini bisa memberikan ilmu dan pemahaman kepada para pemuda. Sehingga nantinya bisa berlanjut hingga ke pelatihan yang nantinya akan dilaksanakan di tahun 2018. <br /><br />“Semua peluang ada, tergantung pemuda dalam mengolah keterampilannya,” pungkasnya. (KN)</p>