Pemuda Kalteng Jangan Melupakan Perjuangan Pendiri Bangsa

oleh

Kalangan pemuda di Provinsi Kalimantan Tengah diingatkan agar tidak melupakan perjuangan dan kerja keras para pahlawan yang memperjuangkan berdiri dan memerdekakan bangsa Indonesia. <p style="text-align: justify;">"Hidup di era globalisasi bukan berarti melupakan masa lalu apalagi sampai tidak mengakui keberadaan Sumpah Pemuda yang pernah dicetuskan pemuda pada 28 Oktober 1928," kata Kepala Dinas Sosial Kalteng, Guntur Talajan di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Dia mempersilahkan membaca dan memahami kembali sejarah bangsa, dan kami ingatkan pemuda maupun masyarakat di Kalteng juga harus menghargai hari pahlawan pada 10 November 2013 dengan memasang bendera merah putih sehari penuh, tambah dia.<br /><br />Memeringati hari pahlawan 10 Oktober Dinsos Kalteng berencana akan menyelenggarakan Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang Palangka Raya pukul 08.15 WIB serta pengibaran bendera.<br /><br />Guntur mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya menghargai dan menghormati jasa pahlawan yang telah rela mati mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.<br /><br />"Sekarang masyarakat Indonesia seharusnya bersyukur karena sudah merdeka. Bangsa ini sudah besar, bahkan terdapat 34 provinsi untuk mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan," kata dia.<br /><br />Kepala Dinsos Kalteng mengatakan selain ziarah dan tabur bunga di TMP Sanaman Lampang, pada 9 Nopember 2013 juga dilakukan doa umat yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.<br /><br />Bahkan tepat pada pukul 08.15 WIB mengheningkan cipta selama 60 detik bersamaan dengan upacara di TMP Sanaman Lampang, dan masyarakat yang sedang berada dalam perjalanan harap menghentikan kendaraan untuk mengheningtkan cipta.<br /><br />"Sekda Kalteng juga telah menerbitkan surat edaran kepada Kabupaten/Kota se Kalteng agar melakukan hal serupa. Semua perkantoran baik itu pemerintah maupun swasta, diminta untuk mengadakan upacara bendera dengan membacakan pidato Menteri Sosial RI," kata Guntur.<strong> (das/ant)</strong></p>