Pemudik Di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Meningkat

oleh

Pemudik yang menggunakan jalur transportasi udara di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin selama arus mudik dan balik Lebaran 2011 mengalami peningkatan cukup signifikan. <p style="text-align: justify;">Airport Duty Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Reggie Sigarlaki di Banjarbaru, Kamis, mengatakan jumlah penumpang arus mudik dan balik tahun ini meningkat dibanding periode sama tahun lalu.<br /><br />"Meski jumlah penumpang meningkat, seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Syamsudin Noor berjalan lancar," ujarnya.<br /><br />Penumpang mudik atau berangkat keluar daerah sejak H-7 (23 Agustus) hingga H+7 (7 September 2011) naik 11,17 persen dibanding arus mudik pada Lebaran 2010.<br /><br />Total jumlah keberangkatan penumpang selama 16 hari itu mencapai 68.463 orang atau naik 5.000 orang lebih dibanding jumlah pemudik pada periode sama 2010 lalu sebanyak 61.586 orang.<br /><br />Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Sabtu (27/8) yang mencatat jumlah penumpang sebanyak 5.321 orang, padahal kalau hari-hari lainnya berkisar 4.500 hingga 5.000 orang per hari.<br /><br />Jumlah penumpang itu, setelah Lebaran terhitung sejak hari H hingga H+7 menurun dengan kisaran penumpang 3.000 hingga 4.000 orang setiap hari.<br /><br />Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang atau pemudik pada arus balik yang melewati Bandara Syamsudin Noor itu juga naik 5,61 persen dibanding arus balik 2010.<br /><br />Jumlah penumpang yang datang sejak H-7 hingga H+7 pada 2011 total mencapai 53.970 orang, sedangkan 2010 sebanyak 51.105 orang.<br /><br />Namun jumlah penumpang arus balik lebih sedikit dibanding arus mudik dengan kisaran penumpang 2.200 hingga 3.700 orang per hari tercatat sejak H-7 hingga H+2.<br /><br />Kenaikan penumpang arus balik terjadi pada H+3 hingga H+6 yang mencatat 4.500 hingga 5.000 orang per hari, tetapi menurun menjadi 2.220 orang pada H+7.<br /><br />Ia memperkirakan meningkatnya jumlah penumpang mudik maupun balik pada Lebaran 2011 karena masih tingginya keinginan masyarakat dari luar Kalsel pulang ke kampung halaman untuk berhari raya Idul Fitri.<br /><br />"Peningkatan jumlah penumpang itu bisa juga menandakan banyaknya orang luar Kalsel yang bekerja maupun berusaha kemudian memanfaatkan libur panjang Lebaran untuk pulang kampung," katanya.<br /><br />Di sisi lain, kata dia, maskapai penerbangan juga menyiapkan armada yang mencukupi sehingga pemudik lebih memilih moda transportasi udara meski harga tiket lebih mahal dibanding hari-hari biasa.<br /><br />"Banyaknya kursi di pesawat yang disediakan maskapai penerbangan juga turut mendongkrak jumlah penumpang di samping kecepatan sampai tujuan jika menggunakan jalur udara," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>