Meskipun belum diketahui siapa yang menjadi tuan rumah Penas KTNA ke-14 tahun depan, namun Provinsi Kalimantan Barat lebih mendukung Provinsi Jawa Timur untuk jadi tuan rumah Penas KTNA ke-14. <p style="text-align: justify;">Laporan reporter kalimantan-news, Ambrosius Murjani dari gedung Puteri Karang Melenu tempat berlangsungnya kegiatan mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan pilihan jatuh pada Provinsi Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah.<br /><br />“Meskipun belum final, namun dukungan Kalimantan Barat jatuh pada Provinsi Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah Penas KTNA tahun depan dan faktor pertimbangannya memang ada,” jelas Murjani.<br /><br />Menurutnya, banyak produk yang dihasilkan dari Jawa Timur yang beredar di masyarakat ataupun petani di seluruh Indonesia khususnya Kalimantan Barat mulai dari panduan buku pertanian, industri, pupuk hingga pakan ternak.<br /><br />“Kalau kita mau jujur, banyak produk untuk pertanian yang dihasilkan dari Jawa Timur mulai dari buku panduan pertanian, industri, pupuk hingga pakan ternak banyak dihasilkan dari sana. Itulah mengapa Kalbar mendukung Jawa Timur jadi tuan rumah,” jelasnya.<br /><br />Dilaporkan juga oleh Ambrosius Murjani, untuk menjadi tuan rumah Penas KTNA tahun depan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon yakni adanya rekomendasi dukungan dari Gubernur masing-masing kandidat tuan rumah. Kemudian juga didukung sekurang-kurangnya oleh 3 provinsi ditambah calon tuan rumah.<br /><br />Selain itu calon tuan rumah juga harus menyatakan bersedia untuk menanggung pembiayaan 100 orang panitia nasional dari segala macam biaya.<br /><br />“Mereka juga harus menyampaikan presentasi berbagai faktor yang mendukung untuk dapat menjadi tuan rumah,” tambahnya.<br /><br />Sementara itu, untuk hak suara sendiri panitia menetapkan sebagai berikut. Suara KTNA provinsi masing-masing 1 dikali 33 provinsi, KTNA Nasional 2 suara, Wanita Tani KTNA provinsi 1 suara, wanita tani KTNA Nasional 1 suara dan Pemuda Tani KTNA Nasional 1 suara.<br /><br />Setelah dilakukan persidangan yang cukup alot, akhirnya setelah melalui proses dari 6 balon tuan rumah Penas KTNA tahun depan menyusut menjadi 5 kandidat yakni Bali, Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI, dan Aceh.<br /><br />“Bali mendapat 7 dukungan, Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI dan NAD masing-masing 3,” jelasnya.<br /><br />Sampai berita ini diturunkan, kelima kandidat yang mendapat dukungan tengah melakukan rembuk dan kemungkinan akan terjadi voting untuk menentukan tuan rumah Penas kedepannya. <strong>(*)</strong></p>














