Penataan Parkir: Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang Berantas Kemacetan dan Pungutan Liar

oleh
oleh

SINTANG, KN – Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang melakukan upaya maksimal untuk merapikan sistem parkir di sekitar Pasar Sungai Durian. Langkah ini diambil guna mencegah kemacetan dan pungutan liar yang sering terjadi di area tersebut, menciptakan ketertiban dalam lalu lintas dan pelayanan parkir.

Fokus Penanganan Kemacetan di Pasar Sungai Durian

Ellisa Gultom, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, menekankan beberapa lokasi strategis yang menjadi fokus utama penanganan kemacetan dan parkir sembarangan. Kawasan Pasar Sungai Durian, yang sebelumnya dikenal sebagai Pasar China, menjadi pusat perhatian dalam upaya penertiban tersebut.

“Kami fokus pada beberapa lokasi strategis, termasuk Pasar Sungai Durian, jalan menuju Terminal, area Pasar, dan arah Pasar Masuka. Penataan ini bertujuan untuk menghindari kekacauan di masyarakat Sintang,” ungkap Gultom.

Upaya Penertiban dan Edukasi

Sejumlah langkah telah diambil untuk meningkatkan penataan parkir dan mengatasi kemacetan. Himbauan melalui spanduk, media sosial, dan siaran radio dilakukan untuk memberikan informasi terkait pelayanan parkir yang resmi. Selain itu, para juru parkir diberikan pengarahan untuk mematuhi kontrak dan pakta integritas, meningkatkan ketertiban dalam parkir.

Dinas Perhubungan memastikan bahwa petugas parkir dilengkapi dengan karcis resmi dan terus dipantau oleh pengawas. Tindakan pungutan liar tidak akan ditoleransi, dan petugas yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Tindakan Tegas Terhadap Pungutan Liar

Gultom menyampaikan bahwa apabila ditemukan karcis palsu atau perilaku nakal dari petugas parkir, teguran akan diberikan sebagai langkah persuasif. Namun, jika pelanggaran berlanjut, tindakan tegas akan diambil sebagai respons terhadap perilaku nakal tersebut.

Dinas Perhubungan memberikan karcis resmi kepada para tukang parkir, dan sistem penyetoran retribusi parkir dilakukan sesuai aturan, yaitu satu kali dalam dua puluh empat jam. Gultom mengajak semua pihak terkait untuk berpartisipasi dalam pengawasan dan edukasi, memastikan layanan parkir berjalan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Imbauan kepada Masyarakat

Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas, memiliki kesadaran dalam menggunakan jalan, dan tidak memarkir kendaraan di tempat-tempat yang dilarang. Dengan demikian, partisipasi semua pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan aman di Kabupaten Sintang.

(Rilis Kominfo Sintang)