Home / Tak Berkategori

Pencarian Dihentikan Akibat Derasnya Arus Sungai Mahakam

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2011 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian korban ambruknya Jembatan Kartanegara, Kabupaten Kutai Kartanegara, terpaksa dihentikan akibat derasnya arus Sungai Mahakam. <p style="text-align: justify;">Dilaporkan, sejak Selasa pagi, puluhan anggota Tim SAR dan penyelam dari Basarnas, Kopaska TNL AL dan Brimob Polda Kaltim terlihat melakukan penyisiran dan penyelaman untuk mencari korban yang terjebak di dalam mobil dan kerangka jembatan yang ambruk.<br /><br />Namun, pencarian terlihat dihentikan pada Selasa siang dan sejumlah penyelam kembali ke tepi Sungai Mahakam.<br /><br />"Hari ini (Selasa) ada dua opsi yang akan dilakukan untuk melakukan evakuasi korban yang kemungkinan terjebak di dalam mobil dan reruntuhan jembatan. Opsi pertama, evakuasi akan dilakukan dengan memecahkan kaca mobil namun akibat derasnya arus Sungai Mahakam sehingga opsi tersebut tidak bisa dilanjutkan," ungkap Direktur Operasional dan Pelatihan Basarnas Marsekal Pertama, Sunarbowo Sandi, kepada wartawan di Tenggaorong.<br /><br />Pada Selasa siang terlihat sebuah tugboat terlihat berada di lokasi pencarian.<br /><br />"Opsi menarik kerangka jembatan juga tidak bisa dilakukan akibat tim tidak dapat melakukan penyelaman untuk memasang tali pengait," kata Sunarbowo Sandi.<br /><br />Selain arus yang sangat deras, hambatan yang dialami tim SAR untuk melakukan evakuasi korban lanjut dia karena jarak pandang di dalam sungai nol.<br /><br />"Berbagai opsi sudah dilakukan namun upaya tersebut belum membuahkan hasil," ungkap Sunarbowo Sandi.<br /><br />Pada Selasa malam kata dia, Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi akan membawa alat sonar tiga dimensi.<br /><br />"Alat itu biasa digunakan untuk pemotretan di bawah laut dan malam ini (Selasa) pihak BPPT akan melakukan pemotretan untuk mendapatkan gambaran di sungai sehingga berdasarkan hasil pemotretan itu kita mendapatkan gambaran tentang kondisi di dalam sungai," kata Sunarbowo Sandi. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru