Pendemo "Sandra" Anggota DPRD Kalsel

oleh
oleh

Pengunjuk rasa yang menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) "menyandra" Rachmat Nopliardy SH MH anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Amanat Nasional, Rabu. <p style="text-align: justify;">Demo massa yang terdiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), elemen mahasiswa dan para tukang ojek itu mendatangi DPRD Kalsel, meminta wakil-wakil rakyatnya mendukung penolakan rencana kenaikan harga BBM dan TDL.<br /><br />Mendengar pernyataan dukungan Ketua DPRD Kalsel Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah itu, pendemo dari Laskar Merah Putih, Peduli Untuk Korupsi dan Lingkungan, serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan para tukang ojek tersebut, meninggalkan gedung dewan.<br /><br />Di hadapan pendemo itu, Ketua DPRD Kalsel yang juga politisi senior Partai Golkar tersebut, juga berharap, pemerintah agar mempertimbangkan kembali rencana menaikan harga BBM, karena akan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.<br /><br />"Begitu pula masalah kelistrikan di Kalsel, saya pun mengalami ‘byar pet’ (hidup mati) dan kecewa atas kinerja PLN," demikian Nasib Alamsyah.<br /><br />Namun terkait masalah kelistrikan di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota itu, para pendemo tersebut melanjutkan aksi ke Kantor Cabang PT PLN Banjarmasin, yang berjarak sekitar 25 meter dari "Rumah Banjar" (Gedung DPRD Kalsel).<br /><br />Ketika mau ke PLN Banjarmasin tersebut, pendemo mengajak atau menyandera anggota DPRD Kalsel dari PAN itu, untuk ikut serta bersama mereka berjalan kaki.<br /><br />Wakil rakyat dari PAN yang juga mantan aktivis LSM itu tak bisa menolak tarikan pendemo, untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi masyarakat Kalsel mengenai kelistrikan.<br /><br />Pasalnya kelistrikan di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel yang kini berpenduduk mencapai 3,56 juta jiwa, belakangan masih terjadi byar pet dan mengecewakan masyarakat/konsumen.<br /><br />Sewaktu di Kantor PLN Cabang Banjarmasin, pendemo hanya diterima pejabat humas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibidang kelistrikan tersebut, dan berjanji akan memperhatikan keluhan masyarakat terkait masalah listrik.<br /><br />Usai pertemuan dengan pihak manajemen PLN Cabang Banjarmasin, anggota dewan yang seakan tersandra itu, diantarkan kembali oleh pendemo ke DPRD Kalsel. <strong>(phs/Ant)</strong></p>