Penderita Tbc Di Kalsel 4.648 Orang

oleh

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, menemukan penderita penyakit TBC untuk semua tipe selama 2010 sebanyak 4.648 orang. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Rosihan Adhani di Banjarmasin, Rabu mengatakan, dari jumlah tersebut 3.237 kasus merupakan TBC dengan tipe basil tahan asam (BTA) plus (+) atau TBC yang dapat menular.<br /><br />Menurut dia, jumlah penderita TBC tipe BTA tersebut masih cukup tinggi atau mencapai 44 persen dari total penderita.<br /><br />"Dengan demikian para petugas harus lebih gencar untuk melakukan pengobatan dan penyuluhan," katanya.<br /><br />Kendati demikian, kata dia, target pencarian penderita tersebut masih jauh dibanding target yang diinginkan pemerintah pusat yaitu 70 persen.<br /><br />Dengan semakin banyak temuan penderita penyakit TBC tersebut, maka akan semakin cepat dan mudah melakukan pengobatan dan pencegahan terjadinya penularan.<br /><br />Sebab tambah dia, penderita TBC bisa diibaratkan fenomena gunung es, jumlah penderita yang ditemukan diperkirakan tidak sama dengan jumlah penderita yang sebenarnya ada di masyarakat.<br /><br />Apalagi, tambah dia, penderita TBC di Kalsel adalah masyarakat yang masih pada usia produktif dengan mobilitas yang cukup tinggi.<br /><br />Berdasarkan jenis kelamin, kata Rosihan, penderita yang ditemukan telah tertular penyakit TBC adalah laki-laki sebanyak 1968 orang atau 61 persen dan perempuan 1.269 orang atau 39 persen.<br /><br />Sedangkan angka kesembuhan di Kalsel mencapai 89,1 persen dari target nasional yang 85 persen.<br /><br />"Beberapa upaya yang kita lakukan adalah penemuan dan pengobatan penderita, pelatihan penanggulangan TBC dan berbagai program lainnya," katanya.<br /><br />Bila diobati secara teratur selama enam bulan berturut-turut, maka TBC bisa sembuh total. <strong>(phs/Ant)</strong></p>