Pendidikan Panglima Pembangunan

oleh

Cita-cita pendiri bangsa untuk menciptakan negara yang masyarakatnya makmur bisa terwujud jika Sumber Daya Manusia (SDM) bisa baik. Hingga itu, dalammelakukan pembangunan hekdaknya sektor pendidkan menjadi hal utama. <p style="text-align: justify;"><br />“Kita semua berharap, cita-cita ideal negara yakni masyarakat adil dan makmur telah telah dirumuskan The Founding Fathernegeri ini terwujud. Ini bisa tercapai bila pendidikan ditempatkan sebagai panglima terutama dalam mencetak sumber daya manusia,”kata Ketua PGRI Melawi,   Marselius Iteng, ditemui di ruang kerjanya kemarin.<br /><br />Lantas diterangkanya, sebab tinggi rendahnya kualitas SDM ditentukan oleh tinggi rendahnya pendidikan SDM tersebut.  Semua profesi manusia bisa bermanfaat banyak bila didukung oleh  SDM yang baik.<br /><br />“Apapun status sosialnya; berokrat, politisi, tehnokrat, medis, kaeyawan, wirausaha yang bermutu dapat dilihat dari pendidikannya. Sehingga dapat merencanakan, melaksanakan, dan dapat berkompetisi, baik tingkat lokal, nasional maupunglobal,” ulasnya.<br /><br />Kendati begitu, Dia mengingatkan hasil pendidikan tidak didapatkan dengan mudah. Tidak seperti membalikan telapak tangan. Tetapi perlu proses panjang dan kerja keras baru bisa mewujudkan SDMyang berkualitas.<br /><br />“Kita menyadari pendidikan adalah proses yang tidak langsung jadi. Karena itu profesional pendidik tidak sama dengan profesionalisme medis atau militer. Membangun jembatan lebuh mudah dari pada membangun orang yang membangun jembatan,” ulasnya.<br /><br />Seraya memepertanyakan Mampu kah dunia pendidikan mempersiapkan SDM berkualitas? Iteng pun menagaskan jawabannya bukan semata pelaksananya, tetapi bagaimana sistem dan daya dukung terhadap dunia pendidikan itudibangun.<br /><br />“Sebab pembangunan SDM merupakan faktoryang sangat vital untuk lahirnya sebuah bangsa yangbesar karena itupendidikantidak boleh dipandang  sebeleh mata. Jepanng, Malaysia, korea merupakan contoh nagara sukses membangun nagera karena berhasil membangun SDM,” pungkasnya. (KN)</p>