PENDIDIKAN – Wapres: Pemerintah Terbuka Perbaiki Sistem Pendidikan

oleh

Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem pendidikan nasional saat ini agar lebih baik, kata Wakil Presiden Boediono. <p style="text-align: justify;"><br />"Kita buka ide yang lebih baik untuk perbaiki pendidikan nasional yang bisa saja menagadopsi dari negara maju," kata Boediono di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu.</p> <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan saat silaturahim dengan guru, murid, tokoh pendidikan se-Kalteng.</p> <p style="text-align: justify;">Hadir dalam acara itu Ibu Herawati Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, Mendikbud Muhammad Nuh, serta Gubernur Kalteng Teras Narang.</p> <p style="text-align: justify;">Dikatakan Wapres, pendidikan memang memiliki arti penting bagi kemajuan generasi, sehingga perlu dirumuskan sistem yang pas.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut Wapres, pelaksanaan penilaian pendidikan atau ujian nasional sebenarnya sudah ada sejak 2.500 tahun yang lalu dan selalu berubah sesuai dengan perkembangan zaman.</p> <p style="text-align: justify;">Boediono setuju, pendidikan memang harus ada penilaian untuk mengetahui sistem pendidikan yang dilakukan pemerintah berhasil atau tidak.</p> <p style="text-align: justify;">"Tentunya pendidikan harus ada penilaian untuk mengetahui berhasil atau tidak sistem yang dijalankan," kata Wapres.</p> <p style="text-align: justify;">Ditegaskan, pada saat-saat tertentu, pendidikan itu memang harus ada penilaian dan cara terbaik adalah ujian nasional.</p> <p style="text-align: justify;">"Kita harus dipelajari plus minusnya, dan saya yakin kita semua terbuka nanti bahwa ujian nasional yang pas itu bagaimana," tegas Wapres.</p> <p style="text-align: justify;">Wapres belum dapat menyampaikan sistem pendidikan bagaimana yang nanti akan diterapkan yang saat ini masih terus diformulasikan dengan Mendikbud.<strong> (phs/Ant)</strong></p> <p style="text-align: justify;"> </p>