Home / Tak Berkategori

Penduduk Miskin Di Kalbar Berkurang

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2012 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat Yomin Tofri menyatakan, jumlah penduduk miskin di provinsi itu berkurang sekitar 3.990 orang dibanding Maret sebanyak 380.110 orang, kemudian menjadi 376.120 orang pada September 2011 atau turun 0,12 persen. <p style="text-align: justify;">"Dari data yang kami peroleh, tercatat selama periode Maret hingga September 2011 penurunan prosentase penduduk miskin terjadi di pedesaan, sementara di perkotaan malah meningkat," kata Yomin Tofri saat menyampaikan berita resmi statistik di Pontianak, Senin.<br /><br />Prosentase penduduk miskin di pedesaan turun sebesar 0,34 persen, dari sebelumnya 9,59 persen menjadi 9,25 persen. Sedangkan untuk daerah perkotaan jumlah orang miskin naik sebesar 0,37 persen, dari sebelumnya 6,33 persen menjadi 6,70 persen, katanya.<br /><br />"Kalau dilihat dari sisi jumlah penduduk miskin, di pedesaan jumlahnya lebih banyak, yakni sebanyak 286.240 orang, sementara di perkotaan sebanyak 89.890 orang," kata Yomin.<br /><br />Data BPS Kalbar mencatat periode Maret – September 2011, indek kedalaman kemiskinan menunjukkan kenaikan dari 1,24 menjadi 1,47. Hal tersebut mengindikasikan rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauh dari garis kemiskinan.<br /><br />Sementara dari sisi indek keparahan kemiskinan, mengalami kenaikan, yakni 0,28 menjadi 0,39, kata Kepala BPS Kalbar.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pontianak Suminar K menyatakan, jumlah penduduk miskin di kota itu sebesar 6,62 persen atau sekitar 36.600 di tahun 2010.<br /><br />"Jumlah penduduk miskin di Kota Pontianak masih berada di bawah angka Provinsi Kalbar sebesar 9,02 persen dan nasional 13,3 persen," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, prosentase penduduk miskin di Kota Pontianak dari 2005 – 2010 tercatat 6,84 persen, 7,15 persen, 6,77 persen, tahun 2008 naik menjadi 9,29 persen, 6,38 persen dan tahun 2010 tercatat 6,62 persen.<br /><br />Untuk garis kemiskinan di Kota Pontianak dari 2005 – 2010, tercatat tahun 2005 sebanyak 143.802 jiwa, 2006 sebanyak 158.130 jiwa, 2007 sebanyak 169.342 jiwa, 2008 sebanyak 193.984 jiwa, 2009 sebanyak 218.802 jiwa dan tahun 2010 sebanyak 242.772 jiwa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru