Home / Tak Berkategori

Peneliti : Penanganan Terorisme Perlu Solusi Jangka Panjang

- Jurnalis

Rabu, 20 April 2011 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peneliti dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Titik Firawati mengatakan, untuk menangani kasus terorisme selain program jangka pendek, juga perlu dipikirkan solusi jangka panjang. <p style="text-align: justify;">Peneliti dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Titik Firawati mengatakan, untuk menangani kasus terorisme selain program jangka pendek, juga perlu dipikirkan solusi jangka panjang.<br /><br />"Solusi jangka panjang perlu dilakukan melalui program pemberdayaan ekonomi, sosial, dan pendidikan," katanya pada diskusi "Bom Cirebon" di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu.<br /><br />Menurut peneliti dari Institute of International Studies (IIS) Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fisipol UGM, solusi jangka pendek penanganan terorisme seperti yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 memang perlu, tetapi tidak menyelesaikan masalah.<br /><br />"Oleh karena itu, perlu solusi jangka panjang. Solusi jangka panjang melalui program pemberdayaan ekonomi, sosial, dan pendidikan tersebut diharapkan dapat memutus proses rekrutmen anggota baru teroris," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, dengan kondisi ekonomi yang mapan dan mandiri serta lingkungan sosial yang nyaman penuh empati dan simpati akan membuat orang sulit untuk dipengaruhi dan direkrut menjadi anggota teroris.<br /><br />"Di sektor pendidikan juga perlu ditanamkan nilai-nilai perdamaian dan tidak mengajarkan kebencian, sehingga anak-anak akan tumbuh dan berkembang menjadi insan yang cinta damai dan antikekerasan," katanya.<br /><br />Peneliti IIS HI Fisipol UGM Eric Hiariej mengatakan, peledakan bom berskala kecil seperti yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat, diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan.<br /><br />"Modus peledakan bom dengan skala kecil masih akan mewarnai kondisi keamanan Indonesia," katanya.<br /><br />Menurut dia, modus peledakan bom dengan skala kecil itu dilakukan oleh semacam "foot soldier" atau "orang baru" baik yang mempunyai hubungan organisasi maupun lepas dari kelompok yang diduga teroris.<br /><br />"Namun, tampaknya aparat keamanan belum siap untuk mengantisipasi modus baru yang dilakukan teroris tersebut," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, selama ini pemerintah lebih fokus melihat kasus peledakan dilakukan oleh gerakan atau kelompok radikal dengan bom yang berdaya ledak besar.<br /><br />"Asumsi itu berbahaya dan harus diubah dengan melihat modus bom Cirebon yang hanya berdaya ledak rendah," katanya. (EKa/Ant)</p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB