Penerbangan Garuda Pontianak Tak Terpengaruh Aksi Mogok

oleh

Aktivitas penerbangan maskapai Garuda di Bandara Supadio Pontianak tetap lancar tak terpengaruh aksi mogok yang dilakukan sebagian pilot Garuda di Jakarta. <p style="text-align: justify;">"Sampai sore ini, aktifitas penerbangan Garuda normal-normal saja, tidak ada kendala. Hal itu juga tidak mempengaruhi perpindahan penumpang ke maskapai penerbangan lain, karena para penumpang Garuda di Bandara Supadio tetap terlayani seperti biasa," kata General Manajer PT Angkasa Pura cabang Bandara Supadio Pontianak Normal Sinaga di Sungai Raya, Kamis.<br /><br />Normal mengatakan dari pengamatannya di lapangan, aktivitas yang terjadi di Bandara Supadio berjalan seperti biasa, meski saat ini akan memasuki bulan suci Ramadhan, juga belum terjadi kenaikan penumpang.<br /><br />"Rata-rata jumlah penumpang Garuda rute Pontianak-Jakarta baik datang maupun pergi sekitar 750 penumpang per hari dengan frekuensi penerbangan sebanyak lima penerbangan dalam sehari. Dari Pontianak ke Jakarta, maskapai Garuda memiliki lima jadwal penerbangan. Pertama, pukul 06.30, 08.10, 11.30, 14.30, dan 16.30," kata Normal.<br /><br />Sebagai pihak yang berwenang di bandara kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat dia percaya pihak Garuda tidak akan menelantarkan penumpangnya. Namun, jika hal itu terjadi, PT Angkasa Pura akan membantu memberi rasa aman dan nyaman kepada para penumpang Garuda yang berada di bandara.<br /><br />Dikonfirmasi terpisah, General Manager Garuda cabang Pontianak, Wempie Ohoiwutun mengatakan meski rencana mogok pilot Garuda akan dilakukan hari ini, namun hal itu tidak dilakukan pilot yang melakukan rute penerbangan dari Pontianak-Jakarta.<br /><br />"Kita tidak tahu persis ‘lobby’ apa yang dilakukan antara pilot dengan manajemen Garuda pusat, namun yang jelas, kita sangat bersyukur karena rencana mogok tersebut tidak berpengaruh di Kalbar," kata Wempie.<br /><br />Wempie berpendapat, antara pilot dan manajemen Garuda saat ini lebih mengedepankan kepentingan penumpang dari pada kepentingan individual yang menyebabkan aksi mogok tersebut tidak dilakukan seluruh pilot.<br /><br />Dari informasi yang berhasil dia dapat, sekitar pukul 12.58 WIB tadi, antara pilot dan manajemen PT Garuda Indonesia melakukan pertemuan untuk membahas tuntutan para pilot.<br /><br />"Hasilnya, terjadi kesepakatan, aksi mogok tersebut tidak dilakukan dan itu yang saya tahu. Karena kejernihan berpikir antara pilot dan pihak manajemen Garuda yang melahirkan kesepakatan itu, karena sebagai maskapai penerbangan yang profesional, Garuda tentu lebih mengedepankan kepentingan penumpang," kata Wempie. <strong>(phs/Ant)</strong></p>