Home / Tak Berkategori

Pengalihan Premium Ke Pertamax, Lihat Kesiapan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 27 Januari 2012 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Pemerintah melalui Kebijakan Presiden SBY untuk mengurangi subsidi BBM dengan mengalihkan Premium ke Pertamax sesungguhnya sangat positif, namun Pemerintah juga seharunya harus melihat sejauh mana kesiapan pada masyarakat saat ini. <p style="text-align: justify;">Demikian dikemukakan oleh Aliyanto selaku  Ketua GP Ansor Kabupaten Kapuas Hulu, saat ditemui pada Jum’at (27/01/2012). <br /><br />Selain itu menurut Aliyanto Pemerintah juga mesti jelas dalam melakukan pemilahan masyarakat yang mana yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi dan yang mana tidak layak mendapatnya. Sehingga kata Aliyanto ada kriterianya, sebab yang selama ini terjadi BBM bersubsidi malah di manfaatkan kalangan yang seharusnya tidak layak mendapatkan subsidi tersebut.<br /><br />”Nah disini Pemerintah juga harus jeli, dimana harus ada kreteria yang jelas pembagian jatah-jatah BBM bersubsidi maupun non subsidi,” cetusnya.<br /> <br />Tidak hanya itu dengan diberlakukannya aturan seperti itu, menurut Aliyanto tentunya juga berlaku di seluruh Indonesia sehingga Pemerintah juga mesti melihat dampak permasalahan dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, apalagi dikalangan masyarakat. <br /><br />“Dampak positif dan negative itu sudah pasti ada, hanya saja bagaimana Pemerintah bisa mengatasi dampak negative apabila kebijakan tersebut benar-benar diberlakukan di Negara ini,” tuturnya. <br /><br />Meskipun demikian, Aliyanto menyambut positif atas program dan kebijakan Pemerintah tersebut, untuk itu dirinya mengharpkan dengan adanya aturan dari Pemeritah tersebut dapat mengurangi permasalahan BBM yang ada, dimana kouta BBM akhirnya bisa mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak ada antrian panjang di sejumlah SPBU maupun APMS yang ada. <br /><br />“Yang jelas apapun aturan Pemerintah pasti bertujuan baik demi kesejahteraan masyarakat, hanya saja apakah pelaksanaanya itu sudah berjalan tepat sasaran, itu terkadang yang dapat menimbulkakn pemasalahan,”pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru