Pengamat: Penunjukkan Pengurus Koni Jangan Faktor Kedekatan

oleh

Pengamat Olahraga Sulawesi Selatan Mirdan Midding menyatakan penunjukkan pengurus KONI Sulsel periode 2013-2017 harus dilakukan secara profesional dan bukan karena faktor kedekatan demi prestasi olahraga Sulsel kedepan. <p style="text-align: justify;">Mirdan Midding di Makassar, Rabu, mengatakan, penunjukkan pengurus yang hanya mengutamakan unsur emosional atau kedekatan justru akan membuat upaya peningkatan prestasi olahraga Sulsel tidak akan berjalan maksimal.<br /><br />Ketua Umum KONI Sulsel, Andi Darussalam Tabbusala (ADS) yang terpilih pada Musorprov lalu, kata dia, seharusnya memberikan porsi lebih terhadap beberapa pengurus cabang olahraga yang selama ini terbukti banyak memberikan prestasi bagi Sulsel dan Indonesia diantaranya pengurus Forki, PODSI, Porlasi, serta IPSI Sulsel.<br /><br />"Para pengurus cabang olahraga berprestasi memang sepatutnya diberikan apresiasi dengan memasukkannya dalam kepengurusan KONI periode mendatang. Saya kira dengan keterlibatan para pengurus tersebut akan membuat kinerja KONI lebih maksimal," jelasnya.<br /><br />Menyangkut keberadaan beberapa nama pengurus yang berasal dari kalangan politisi, Mantan Direktur Teknik PSM Makassar itu meminta untuk bisa ditinjau ulang. Jika ternyata dinilai tidak memberikan kontribusi maka seharusnya tidak lagi dilibatkan.<br /><br />Selain masalah kualitas pengurus, kata dia, ADS selaku Ketua Umum KONI Sulsel juga dinilai perlu menunjuk satu orang sebagai ketua Harian KONI Sulsel. Alasannya tentu saja kesibukan ADS sejauh ini sehingga membuatnya tidak bisa selalu berada di Makassar.<br /><br />Alasan lain perlunya menunjuk Ketua Harian KONI Sulsel juga tak lepas dari kondisi kesehatan ADS yang cukup sering terganggu. Adapun nama yang dinilai cukup layak menempati posisi itu yakni Andi Ilhamsyah Mattalatta.<br /><br />Ketua Umum KONI Sulsel selanjutnya akan dibantu beberapa wakil ketua yang membidani pembinaan dan prestasi, pendanaan, bidang teknis termasuk sekretaris umum.<br /><br />"Waktu ADS yang sempit bisa diantisipasi dengan kahadiran ketua harian. Dari beberapa nama, saya kira Ilhmasyah Mattalatta salah satu yang layak. Apalagi dirinya memiliki pengalaman baik saat mengisi posisi tersebut dibawah kepemimpinan Amin Syam," katanya.<br /><br />Mantan Wakil Pembinaan Prestasi KONI Sulsel itu menjelaskan, untuk pembentukan kepengurusan sesuai aturan harus sudah terbentuk setelah tiga bulan pasca Musorprov yang digelar 9 Maret 2013.<br /><br />"Kita juga meminta media sebagai kontrol sosial bisa mengawal pembentukan kepengurusan nanti. Intinya kita beharap komposisi kabinet periode nanti harus diisi oleh orang yang memang memiliki kapabilitas dan komitmen terhadap prestasi Sulsel," ujarnya.<strong> (das/ant)</strong></p>