Home / Tak Berkategori

Pengamat: Sektor Pendidikan Kalbar Butuh Kebijakan Khusus

- Jurnalis

Selasa, 28 Februari 2012 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat pendidikan Kalimantan Barat Prof Dr Samion AR M Pd mengatakan, dibutuhkan kebijakan khusus untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama dalam memenuhi kebutuhan guru di provinsi ini. <p style="text-align: justify;">"Salah satu yang sangat memengaruhi sektor pendidikan Kalbar adalah terbatasnya jumlah guru," kata Samion AR di Pontianak, Selasa.<br /><br />Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintah daerah dapat melakukan rekrutmen berdasarkan usul dari satuan pendidikan.<br /><br />"Sekolah dapat mengusulkan, guru apa yang sangat dibutuhkan di sekolah tersebut," ujar dia.<br /><br />Kemudian, lanjut dia, usul tersebut ditindaklanjuti pemerintah daerah dengan mengangkat guru bantu.<br /><br />"Pemda harus berani merekrut guru bantu untuk itu," ujar Samion AR.<br /><br />Guru bantu tersebut harus bekerja selama periode tertentu sebelum diangkat menjadi guru kontrak. Setelah menjadi guru kontrak, baru kemungkinan diangkat menjadi calon guru tetap yang berstatus CPNS.<br /><br />Namun, lanjut dia, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sejak awal rekrutmen. "Yang pasti, tidak melanggar UU tentang guru dan dosen. Misalnya syarat minimal pendidikan strata satu," kata Samion AR yang juga Ketua STKIP PGRI Pontianak.<br /><br />Untuk komitmen yang bersangkutan, dapat dilihat dan dinilai selama menjadi guru bantu, guru kontrak, sebelum menjadi calon guru tetap.<br /><br />Ia menambahkan, menjadi guru sebenarnya sulit untuk disamakan dengan PNS lain terutama dalam seleksi awal.<br /><br />"Yang dibutuhkan adalah komitmen, terutama untuk penempatan guru di daerah yang sulit dijangkau. Orientasi rekrutmen berbasis putra daerah," kata dia.<br /><br />Belum lagi, ujar dia, untuk moratorium PNS, Kalbar juga terkena dampak. "Pada suatu masa, akan terjadi kekurangan guru karena kekosongan rekrutmen dua tahun terakhir," katanya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru