Home / Tak Berkategori

Pengangguran Kaltim Masih 10 Persen

- Jurnalis

Rabu, 8 Juni 2011 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat masih 10,10 persen dari total jumlah penduduk setempat, sektor terbanyak menyerap tenaga kerja adalah pertanian yang mencapai 30,8 persen. <p style="text-align: justify;">"Sedangkan sektor penyerap tenaga kerja terbanyak kedua adalah perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi yang mencapai 22,09 persen," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim Ichwansyah di Samarinda, Rabu.<br /><br />Sektor selanjutnya yang juga menyerap tenaga kerja lumayan besar adalah bidang jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan sebesar 19,04 persen, sedangkan sektor pertambangan, industri, jasa keuangan dan lainnya hanya menyerap 7,82 persen.<br /><br />Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berdasarkan pendidikan persentasenya adalah sebagai berikut, lulusan SD dan yang tidak lulus 6,09 persen, SMP 9,22 persen, SMA 13,78 persen, SMK 17,37 persen, Diploma 11,62 persen dan Perguruan Tinggi 11,93 persen.<br /><br />Pengangguran tertinggi justru lulusan SMK. Ini menunjukkan bahwa lulusan kejuruan belum sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Karena itu, semangat kewirausahaan perlu terus dibangun dengan memanfaatkan potensi lokal.<br /><br />Jika hal itu dapat dilakukan, maka lapangan kerja akan lebih terbuka dan kesejahteraan masyarakat pasti akan lebih meningkat, karena setiap individu terutama yang lulusan SMK telah memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.<br /><br />Menurutnya, cara terbaik untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, bisa dilakukan dengan meningkatkan produktivitas dan mengembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat.<br /><br />Untuk pengembangan kewirausahaan itu akan lebih bijaksana dengan mengandalkan potensi lokal, apalagi di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim masih banyak potensi yang belum tergarap optimal.<br /><br />Untuk menumbuhkan semangat wirausaha dan mengembangkan potensi lokal, menjadi tanggungjawab pemangku kepentingan.<br /><br />Karena tidak mungkin hanya dibebankan kepada dinas tenaga kerja saja. Lembaga keterampilan yang dikelola masyarakat juga memiliki tanggungjawab untuk membantu penciptaan lapangan kerja.<br /><br />"Terkait dengan itu, maka kesepahaman tentang pentingnya produktivitas dan membangkitkan semangat jiwa kewirausahaan harus sering dikoordinasikan dengan pihak terkait, selain juga dilakukan di internal pemerintahan baik instansi horizontal maupun vertikal,"ujar nya.<strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru