Pengguna Transportasi Laut Penajam Paser Utara Naik

oleh

Pengguna Transportasi Laut Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, naik lima persen selama bulan suci Ramadhan, karena banyak warga yang menyeberang dari pelabuhan, klotok dan "speedboat" menuju Kampung Baru, Balikpapan untuk berbelanja. <p style="text-align: justify;">"Masyarakat Penajam Paser Utara masih menggunakan moda transportasi laut, seperti kapal feri, speedboat dan klotok sabagai sarana penyeberangan ke Balikpapan," kata Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbupar) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin di Penajam, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, setiap bulan suci Ramadhan lonjakan jumlah penumpang sampai lima persen. Karena warga Penajam Paser Utara ke Balikpapan untuk tujuan berbelanja.<br /><br />Dengan terjadinya lonjakan penumpang tersebut, lanjutnya tanpa merinci angka, Dishubbupar Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan pengawasan di pelabuhan dan titik-titik tertentu bersama pihak Kepolisian dan TNI AL Pos Penajam. Selain pengawasan keamanan, Dishubbupar juga memeriksa kelengkapan dan kondisi kapal.<br /><br />"Ada beberapa izin yang ditemukan sudah habis masa berlakunya, kita minta untuk diperpanjang lagi. Kapal klotok ataupun speedboat harus memiliki jaket penyelamat, karena fasilitas keselamatan itu untuk kepentingan keselamatan pengemudi dan penumpang," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, berdasarkan ketentuan yang berlaku speedboat tidak diperkenankan memuat penumpang lebih dari tujuh orang, sedangkan kapal klotok idealnya hanya boleh empat kendaraan roda dua plus penumpang.<br /><br />"H-7 sebelum Idul Fitri, penjagaan arus lalu lintas angkutan laut itu akan diperketat. Kami akan mengawasi jalur mudik dengan menempatkan anggota di beberapa pos, dan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan," katanya.<br /><br />Lonjakan penumpang terjadi, kata Alimuddin, karena kondisi Jalan Silkar tembus Kilometer 38 Jalan Soekarno-Hatta, Kutai Kartanegara mengalami kerusakan, sehingga banyak warga lebih memilih jalur laut.<br /><br />"Banyak kendaraan roda empat lebih memilih jalur laut dengan menumpang kapal feri. Kalau jalan darat mulus, dipastikan banyak memilih jalur darat," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>