Penggunaan Dana Desa Tidak Boleh Tumpang Tindih

oleh

Waki Ketua DPRD Melawi, Drs. Kluisen mengatakan, penggunaan dana desa tidak boleh tumpang tindih dengan APBD Melawi dalam melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Jika suatu jalan sudah dianggarkan melalui dana APBD, maka jangan sampai ditimpa dengan dana desa. <p style="text-align: justify;">"Status jalan kan juga berbeda, mana yang ditangani kabupaten mana yang ditangani desa. Jika jalan poros desa, itu tanggung jawab kabupaten karena statusnya jalan kabupaten," kata Kluisen ditemui belum lama ini.<br /><br />Kemudian, lanjutnya, penggunaan desa bisa mengerjakan. Jalan Gang , jembatan dalam gang. Jadi menyesuaikan dengan status nama fisik yang akan dikerjakan. Dengan dana desa itu, Kluisen juga berharap pemerintah desa bisa buat program yang baguslah. <br /><br />"Mungkin Pemkab tidak masukan kerjaan jalan yang kecil-kecil di desa, bisa dikerjakan denggunakan dana desa," ujarnya.<br /><br />Kluisen meyakinkan, kalau pengunaan dana desa tidak akan tumpang tindih dengan pembangunan yang dilakukan Pemkab Melawi. Sebab setiap desa kini sudah memiliki tenaga pendamping, yang sebelum melakukan pembangunan, sudah ada perencanaannya.<br /><br />"Dia harus nyambung antara perencanaan desa dengan perencanaan kabupaten, kan bisa dilihat. Jadi saya kita tidak akan tumpang tindih lagi. Ini juga tergantung dari desa, bisa menjelaskan mana yang dibangun dari dana desa, dan mana yang dibangun oleh dana kabupaten," ulasnya. <br /><br />Kluisen juga menyinggung sedikit terkait transparansi dalam penggunaan dana desa. Pihak Pemerintah Desa harus transparan dalam penggunaan dana desa. Begitu juga dengan koordinasi dengan BPD. Seperti melakukan perencanaan desa, BPD harus tau. <br /><br />"Keterbukaan dalam pengelolaan dana desa itu penting, agar masyarakatnya juga tau. Apalagi dalam penggunaan dana desa ini. Jika memang perlu, setiap tahunnya sampaikan SPJ penggunaan dana desa ini di depan masyarakat, agar mereka tau. Koordinasi dengan BPD juga harus dilakukan, baik dalam melkukan perencanaan mupun dalam pengawasan kerja," pungkasnya. (KN)</p>