Penjual Daging Babi Minta Di Relokasi

oleh
oleh

Penjual daging babi di pasar Sungai Durian mengeluh lantaran tempat berjualan itu sempit juga sepi dari pemebeli. <p style="text-align: justify;">“Semenjak pasar sayur pindah ke Masuka, penjualan kita menurun drastis, kami para penjual daging babi ini minta di perhatikan jugalah, jangan hanya penjual sayur, daging sapi dan ayam saja yang di perhatikan”, pinta salah seorang penjual daging babi kepada media ini, baru-baru ini.<br /><br />Menyikapi keluhan penjual babi tersebut, Alan anggota DPRD Kabupaten Sintang, turut prihatin dengan adanya diskriminasi dari dinas yang terkait.<br />“Saya merasa prihatin melihat para penjual daging babi yang sangat jauh dibeda-bedakan oleh dinas yang terkait”.<br /><br />Coba kita lihat kelapangan, selain tempatnya sempit, jalan masuk ketempat pemotonganpunpun ditumpuki sampah-sampah pasar.<br />Oleh karenanya, saya juga mantan tukang potong babi dan saat ini di percayakan masyarakat untuk duduk di parlemen, siap memperjuangkan aspirasi dari rekan-rekan penjual daging ini.<br /><br />“Saya sudah koordinasikan masalah ini kepada Kadis Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, agar RPH khusus daging babi di di Pasar Sungai Durian perhatikan dan harus di pindahkan, karena di Sintang ini buka milik satu agama melainkan semua agama ada di Kabupaten Sintang ini”, ungkap Alan. (kn)</p>