Penyakit KHV Serang Ikan Mas Di Tabalong

oleh

Penyakit ikan mas yang disebabkan koi herves virus (KHV) masih mengancam budidaya ikan mas di Tabalong, Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Akibat serangan virus ikan mas, sejumlah pemilik keramba di wilayah sentral budidaya ikan, Kecamatan Banua Lawas belum berani membudidayakan ikan mas di sepanjang Sungai Tabalong. <br /><br />Menurut Kabid Perlindungan, Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan (Distanakkan) Tabalong, Ir Suharyadi, Senin (07/03/2011) mengatakan, serangan KHV sudah berlangsung cukup lama mengingat terus memburuknya kualitas air sungai Tabalong. <br /><br />"Serangan virus ikan mas memang dipicu rendahnya kualitas air sungai, mengingat banyak petani keramba kita yang melakukan budidaya ikan mas di sepanjang sungai Tabalong termasuk di Kecamatan Banua Lawas," ucapnya. <br /><br />Distanakkan pun telah menghimbau ke petani keramba untuk sementara menghentikan budidaya ikan mas serta melakukan pengawasan terhadap benih ikan yang masuk ke Tabalong. <br /><br />Para pemilik keramba di Kecamatan Banua Lawas pun akhirnya bertahan dengan membudidayakan jenis ikan nila yang lebih tahan dari serangan KHV. <br /><br />"Kami tidak mau rugi lagi karena akibat serangan KHV banyak ikan mas yang mati dan memilih tetap membudidayakan ikan nila sambil menunggu berkurangnya serangan KHV," ujar Sumi satu pemilik keramba ikan di Desa Sei Anyar, Kecamatan Banua Lawas. <br /><br />Saat ini jumlah petani keramba di Kecamatan Banua Lawas mencapai 164 petani dengan jumlah keramba mencapai 1.129 buah.<strong> (phs/Ant)</strong></p>