Home / Tak Berkategori

Penyaluran Bos Kalbar Sempat Terhambat Rekening Nonaktif

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2012 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim manajemen bantuan operasional sekolah (BOS) untuk monitoring Provinsi Kalimantan Barat menemukan adanya rekening sekolah yang sudah tidak aktif saat dana BOS akan disalurkan. <p style="text-align: justify;">"Kami sudah menyurati pihak sekolah yang rekeningnya sudah tidak aktif agar segera dibenahi," kata anggota tim manajemen Bos monitoring Provinsi Kalimantan Barat, Christianus Lumano di Pontianak, Kamis.<br /><br />Namun dia optimistis penyaluran BOS tersebut untuk triwulan I tahun 2012 sudah 100 persen.<br /><br />"Karena tidak ada lagi laporan dari sekolah dimaksud, berarti sudah lancar," kata dia.<br /><br />Ia menambahkan, secara keseluruhan alokasi BOS untuk Kalbar mencapai Rp510 miliar.<br /><br />Pencairan dilakukan dalam empat tahap pada tiap triwulan. Ia mengungkapkan, triwulan pertama tahun 2012, dana yang sudah dikucurkan sekitar Rp127 miliar.<br /><br />"Langsung dibagikan ke SD dan SMP, baik negeri maupun swasta," ujar dia.<br /><br />Mekanisme penyaluran dana tersebut, lanjut dia, dari pusat masuk ke kas daerah provinsi.<br /><br />"Setelah melalui proses administrasi, baru disalurkan," kata Christianus Lumano yang juga Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalbar itu.<br /><br />BOS triwulan I tahun 2012 disalurkan selama dua minggu sejak pertengahan Januari.<br /><br />"Untuk triwulan II diperkirakan pada April mendatang," kata Christianus Lumano.<br /><br />Ia selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalbar bertanggung jawab memonitor penyaluran BOS.<br /><br />"Untuk teknis penggunaannya, yang memantau dari Dinas Pendidikan yang juga menjadi anggota tim," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru