Penyaluran Dana CSR Dalam Bidang Pendidikan Oleh Pihak Investor di Sintang Belum Optimal

oleh
Bupati Sintang, Jarot Winarno.

SINTANG, KN – Bupati Sintang Jarot Winarno menilai sejauh ini penerapan sistem penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan oleh pihak investor masih belum optimal, bahkan tidak terkontrol dengan baik dan benar sehingga penyalurannya terkesan masih kurang tepat sasaran.

“Dari komunikasi kami dengan beberapa investor yang berkaitan dengan masalah penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) ini, memang tidak terarah, sehingga dia tidak memiliki program khusus di suatu perusahaan itu sendiri, sehingga untuk mencapai target penyalurannya sulit dan masih banyak masyarakat yang mengeluhkan hal ini,” Ungkap Bupati Sintang, Jumat (5/3/2021) saat melakukan penandatangan naskah kerjasama Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Lanjut Jarot, disisi lain, selama ini sistem penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang terjadi di Kabupaten Sintang ini belum ada sistem porgram yang akurat dibuat dalam bentuk rencana kerja jangka panjang di perusahaan-perushaan yang ada di Kabupaten Sintang ini ini.

“Ini yang kami sayangkan, seharusnya sebelum di merealisasikan Corporate Social Responsibility (CSR) sudah ada program jangka pendek dan jangka panjang, yang semestinya dikaji oleh pihak perushaan menyesuaikan kajian pemerintah daerah maupun forum Corporate Social Responsibility (CSR),” ucapnya.

Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen akan memperbaiki sistem yang ada, agar kesenjangan sosial dan dunia pendidikan di Kabupaten Sintang ini benar-benar dapat tumbuh pesat beriringan dengan kemajuan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Kabupaten Sintang saat ini.

“Kita komitmen untuk hal ini, kedepannya akan kami kaji, khususnya untuk dunia pendidikan supaya lebih maju kedepan dan harus mendapatkan perhatian lebih oleh pemerintah daerah maupun investor yang dalam hal ini berinvestasi di Kabupaten Sintang,” pungkasnya.(*)